POSCO International Raup US$2 Miliar Pesanan Obligasi Global, Bisnis Sawit Indonesia Jadi Daya Tarik Investor

oleh -193 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Gedung perkantoran POSCO International di Korea Selatan.

InfoSAWIT, JAKARTA – POSCO International mencatat debut yang impresif di pasar modal internasional setelah berhasil menerbitkan obligasi global perdana senilai US$500 juta. Minat investor terhadap instrumen tersebut sangat tinggi, dengan total pesanan mencapai US$2 miliar atau empat kali lipat dari nilai yang ditawarkan.

Keberhasilan ini menandai langkah penting bagi perusahaan dalam memperluas akses pendanaan internasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan global yang memiliki portofolio bisnis terdiversifikasi di sektor energi, material, dan pangan.

Penerbitan obligasi berjangka waktu lima tahun tersebut dilakukan pada 23 Juni 2026. Tingkat penerbitan akhirnya ditetapkan lebih rendah dibandingkan indikasi awal, setelah tingginya permintaan dari investor global memberikan ruang bagi perusahaan untuk memperoleh biaya pendanaan yang lebih kompetitif.

BACA JUGA: POPSI Desak Pemerintah Kaji Ulang Mandatori B50, Khawatir Harga TBS Petani Sawit Tertekan

Kepercayaan investor dinilai menjadi sinyal kuat terhadap daya saing bisnis dan prospek pertumbuhan POSCO International, terutama di tengah kondisi pasar keuangan global yang masih dibayangi ketidakpastian akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Sebelum proses penerbitan, perusahaan aktif melakukan rangkaian presentasi dan pertemuan dengan investor institusional di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia. Dalam berbagai kesempatan tersebut, manajemen memaparkan model bisnis yang ditopang oleh sektor energi, material, dan pangan, serta peran strategis perusahaan sebagai salah satu unit operasional utama dalam Grup POSCO.

 

Bisnis Sawit Indonesia Jadi Sorotan Investor

Salah satu faktor yang menarik perhatian investor adalah strategi ekspansi perusahaan pada sektor energi dan pangan. POSCO International terus memperkuat rantai nilai bisnis LNG melalui peningkatan kapasitas produksi Cenex Energy Australia.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Jumat (26/6), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Menguat

Dilansir dari keterangan resmi perusahaan diperoleh InfoSAWIT, Minggu (28/6/2026), di sektor pangan, perusahaan juga mempercepat pengembangan bisnis globalnya melalui investasi pada industri kelapa sawit di Indonesia. Aktivitas tersebut dijalankan melalui anak usaha perkebunan sawitnya, PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO), yang menjadi salah satu pilar pertumbuhan bisnis pangan perusahaan di kawasan Asia Tenggara.

Keberadaan aset sawit di Indonesia dinilai memberikan fondasi yang kuat bagi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pasar global sekaligus memperkuat diversifikasi sumber pendapatan jangka panjang.

 

Investor AS Dominasi Minat Obligasi Perdana

Berdasarkan komposisi geografis, investor asal Asia mendominasi pembelian obligasi dengan porsi 67%, disusul Amerika Serikat sebesar 27% dan Eropa 6%.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 26 Juni – 2 Juli 2026 Masih Cederung Stagnan

Sementara berdasarkan jenis institusi, sebanyak 65% berasal dari perusahaan manajemen aset, 33% dari sektor perbankan, dan sisanya berasal dari berbagai institusi keuangan lainnya.

Masuknya investor Amerika Serikat dalam porsi yang cukup besar dinilai sebagai pencapaian penting mengingat pasar AS merupakan salah satu pusat investasi obligasi terbesar di dunia. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor internasional terhadap prospek bisnis dan kesehatan keuangan POSCO International.

Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk pelunasan sebagian pinjaman valuta asing yang telah ada serta mendukung kebutuhan operasional perusahaan.

BACA JUGA: FORTASBI Angkat Peran Petani Sawit dalam Pengurangan Emisi dan Perlindungan Hutan

Dalam proses transaksi tersebut, BNP Paribas, Citi, Credit Agricole, HSBC, Mizuho, dan Korea Development Bank bertindak sebagai manajer utama bersama. Sementara lembaga pemeringkat internasional S&P dan Moody’s masing-masing memberikan peringkat layak investasi BBB dan Baa2 terhadap obligasi berdenominasi dolar AS tersebut.

Manajemen POSCO International menyatakan bahwa keberhasilan penerbitan obligasi global perdana ini menjadi bukti pengakuan pasar internasional terhadap daya saing dan potensi pertumbuhan perusahaan. Ke depan, perusahaan berencana memperluas basis investor global sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan yang bertumpu pada sektor energi, material, dan pangan, termasuk pengembangan bisnis kelapa sawit di Indonesia. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com