BPDP, Ditjenbun, dan Koompasia Perkuat Kapasitas 60 Pekebun Aceh Singkil

oleh -179 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Koompasia Enviro Institute untuk InfoSAWIT/Sebanyak 60 pekebun asal Kabupaten Aceh Singkil mengikuti Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit di Medan pada 3-8 Agustus 2026.

InfoSAWIT, MEDAN – Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci dalam mendorong produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat. Melalui Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM-PKS), sebanyak 60 pekebun asal Kabupaten Aceh Singkil mengikuti Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit di Medan pada 3-8 Agustus 2026.

Program tersebut mendapat dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun), dengan pelaksanaan pelatihan oleh PT Koompasia Enviro Institute. Para peserta terbagi dalam Angkatan VII dan VIII, dengan rangkaian pembelajaran yang terdiri dari lima hari kegiatan di kelas dan satu hari praktik lapang di PT Amal Tani – Perkebunan Tanjung Putri.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh yang diwakili Mukhlis. Dalam kesempatan tersebut, peserta didorong untuk memanfaatkan pelatihan sebagai ruang memperluas pengetahuan dan keterampilan budidaya kelapa sawit yang dapat diterapkan di kebun masing-masing.

BACA JUGA: Impor Kedelai Pakistan dari AS Tembus 1 Juta Ton, Perdagangan Pertanian Makin Strategis

“Tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan seperti ini. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk menambah perbendaharaan pengetahuan tentang budidaya kelapa sawit yang baik dan benar,” ujarnya, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Selasa (11/8/2026).

Program SDM-PKS yang didukung BPDP tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di sektor perkebunan rakyat. Peningkatan kompetensi diharapkan dapat mendorong pekebun semakin profesional, produktif, mandiri, sekaligus mampu menerapkan praktik budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan.

Direktur PT Koompasia Enviro Institute, Henry Marpaung, mengatakan pelatihan dirancang tidak sebatas memberikan pemahaman secara teori. Peserta juga diarahkan agar mampu menghubungkan materi yang diperoleh dengan kondisi nyata di lapangan.

BACA JUGA: Stok Minyak Sawit Malaysia Juli 2026 Naik 3,32% Jadi 2,63 Juta Ton

“Kami ingin memastikan peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu melihat bagaimana prinsip-prinsip budidaya tersebut diterapkan dalam kondisi nyata. Karena itu, pembelajaran kami lengkapi dengan diskusi, alat peraga, dan praktik,” ujarnya.

Pendekatan serupa disampaikan Master Trainer Koompasia, Arfian Syahputra. Menurutnya, materi pelatihan dibuat sedekat mungkin dengan persoalan yang dihadapi pekebun swadaya dalam aktivitas sehari-hari.

“Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga diajak membahas persoalan yang mereka hadapi di kebun dan melihat langsung penerapannya melalui praktik lapang,” jelas Arfian.

BACA JUGA: Muncul Baragam Pertanyaan Terkait Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Pelaksanaan pelatihan turut dimonitor dan dievaluasi oleh Dewi Wulandari, Komite SDMP BPDP. Ia menilai keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan pembelajaran menjadi faktor penting agar materi yang diperoleh dapat diterapkan setelah kembali ke kebun.

Dewi juga mengapresiasi proses pembelajaran yang berlangsung aktif dan interaktif. Keterlibatan peserta dalam diskusi dan kegiatan praktik dinilai membantu memastikan materi pelatihan tidak berhenti pada pemahaman di ruang kelas, tetapi dapat diimplementasikan dalam pengelolaan kebun.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Plt. Kepala Dinas Perkebunan Aceh Singkil. Menurutnya, para pekebun menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Antusiasme peserta sekaligus menunjukkan masih adanya kebutuhan peningkatan kapasitas pekebun sawit di Aceh Singkil, terutama bagi mereka yang belum memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com