Sekitar 200 Calon Penerima Beasiswa SDM Sawit Dikabarkan Batal, Alumni Desak BPDP Beri Kepastian

oleh -5.698 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi penerima Beasiswa Sawit dari BPDPKS.

InfoSAWIT, JAKARTA – Polemik Program Beasiswa Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun Akademik 2025/2026 mencuat setelah sekitar 200 calon penerima beasiswa dikabarkan mengalami pembatalan status kelulusan. Dalam informasi yang diperoleh InfoSAWIT, Jumat (18/9/2026), persoalan tersebut disebut berkaitan dengan kendala sinkronisasi data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI).

Informasi itu disampaikan melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Surat tersebut ditandatangani atas nama Perwakilan Alumni Beasiswa SDM Sawit dan memuat sejumlah tuntutan terkait kepastian status para calon penerima.

Dalam surat terbuka tersebut disebutkan bahwa para peserta sebelumnya telah memperoleh pengumuman kelulusan dan masuk ke dalam grup koordinasi resmi penerima beasiswa.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumbar Periode III September 2026 Naik Rp15,06 per Kg

“Nama-nama peserta yang terdampak telah resmi dinyatakan lulus melalui pengumuman kelulusan dan telah dimasukkan ke dalam grup koordinasi resmi penerima beasiswa,” demikian tertulis dalam surat terbuka tersebut, didapat InfoSAWIT, Jumat (18/9/2026).

Persoalan kemudian muncul setelah status kelulusan para calon penerima disebut dibatalkan. Dalam surat itu, pembatalan dikaitkan dengan persoalan teknis sinkronisasi data PDDIKTI/LLDIKTI.

Para alumni menyebut dampaknya tidak sebatas persoalan administratif. Menurut mereka, sebagian besar peserta yang sebelumnya dinyatakan lulus telah mengambil langkah akademik untuk mengikuti proses pendaftaran ulang di perguruan tinggi mitra BPDP.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Withdraw pada Kamis (17/9), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah

“Berdasarkan penetapan kelulusan tersebut, mayoritas peserta telah mengajukan Surat Pengunduran Diri dari kampus asal guna memenuhi persyaratan pendaftaran ulang di perguruan tinggi mitra BPDP,” tulis perwakilan alumni dalam surat tersebut.

Kondisi itu membuat peserta menghadapi ketidakpastian mengenai keberlanjutan pendidikan mereka. Surat tersebut menyebut pembatalan status berpotensi membuat calon mahasiswa kehilangan status kemahasiswaan di kampus asal sekaligus kehilangan hak atas beasiswa.

 

Alumni Pertanyakan Proses Verifikasi

Dalam surat terbuka itu, perwakilan alumni juga mempertanyakan proses verifikasi sebelum pengumuman kelulusan dilakukan. Mereka meminta penjelasan mengapa persoalan validasi data PDDIKTI/LLDIKTI masih muncul setelah peserta dinyatakan lulus.

BACA JUGA: Cargill Soroti Tren Konsumen Indonesia terhadap Bahan Makanan di Fi Asia 2026

Salah satu pertanyaan yang diajukan secara langsung kepada BPDP adalah: “Mengapa verifikasi dan validasi data PDDIKTI / LLDIKTI tidak diselesaikan secara tuntas sebelum penetapan dan pengumuman hasil kelulusan?”

Mereka juga mempertanyakan pembagian risiko apabila persoalan tersebut memang berasal dari kendala administratif atau sistem.

“Mengapa beban dan risiko kerugian akibat kelemahan sistemik administratif seleksi justru dibebankan sepenuhnya kepada calon mahasiswa?” demikian pertanyaan yang tercantum dalam surat terbuka tersebut.

BACA JUGA: HIP Biodiesel September 2026 Naik Jadi Rp15.025 per Liter

Program Beasiswa SDM Sawit 2026 sendiri merupakan program yang didukung BPDP bersama Kementerian Pertanian dan lembaga pendidikan mitra. Pada 2026, BPDP menyatakan kuota penerima beasiswa ditingkatkan menjadi 5.000 mahasiswa, dari 4.000 penerima pada tahun sebelumnya, dengan dukungan 42 perguruan tinggi mitra.

Portal resmi Beasiswa SDM Sawit juga menjelaskan bahwa program tersebut ditujukan antara lain bagi pekebun, keluarga pekebun, pekerja perkebunan, serta keluarga pekerja perkebunan kelapa sawit. Pembiayaan mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, buku, dan kebutuhan pendukung akademik.

 

Empat Tuntutan kepada BPDP

Melalui surat tersebut, perwakilan alumni menyampaikan empat tuntutan kepada BPDP. Pertama, mereka meminta keterbukaan informasi mengenai peserta yang terdampak beserta penjelasan rinci mengenai kendala teknis yang terjadi.

BACA JUGA: Riset Bioaktif Sawit Mengemuka, MPOC Perkuat Dialog Ilmiah di India

Kedua, mereka meminta adanya masa sanggah dan verifikasi ulang, termasuk kesempatan memperbaiki data administrasi bagi peserta yang terdampak.

Ketiga, apabila persoalan data tidak dapat diselesaikan pada periode seleksi berjalan, mereka meminta BPDP memberikan jaminan agar peserta dapat mengikuti periode seleksi berikutnya tanpa harus mengulang seluruh proses.

“BPDP wajib memberikan garansi kelulusan otomatis pada periode seleksi berikutnya tanpa melalui tes ulang,” tulis surat tersebut.


Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com