Mengubah Cara Bertani, Kisah Pertanian Regeneratif dari Desa

oleh -353 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Ilustrasi penerapan pertanian regeneratif dengan pemanfaatan pupuk organik di perkebunan sawit.

Perubahan ini memengaruhi kesehatan tanaman sekaligus menambah risiko bagi petani. Pada saat yang sama, ekspansi lahan pertanian dan perkebunan dalam beberapa dekade terakhir juga berkaitan dengan deforestasi yang mempercepat degradasi lingkungan.

Bagi Darto, semua faktor tersebut menunjukkan bahwa sistem pertanian yang ada saat ini perlu mengalami perubahan.

Menariknya, dorongan untuk berubah tidak hanya datang dari persoalan lingkungan, tetapi juga dari pasar. Dalam beberapa tahun terakhir, pasar global mulai memberikan perhatian lebih besar pada praktik pertanian yang berkelanjutan. Standar produksi yang ramah lingkungan semakin banyak diterapkan, terutama untuk komoditas ekspor.

BACA JUGA: BPDP dan Ditjenbun Bersama PT Citra Widya Education, Tingkatkan Kompetensi 155 Petani Sawit Morowali Utara Lewat Pelatihan GAP di Palu

Konsumen di berbagai negara mulai mempertanyakan bagaimana sebuah produk pertanian diproduksi—apakah merusak lingkungan atau justru membantu memulihkan ekosistem.

Perubahan ini membuka peluang bagi pendekatan seperti pertanian regeneratif.

Menurut Darto, sistem ini tidak hanya memperhatikan aspek ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara lingkungan, sosial, dan keberlanjutan produksi. “Pertanian regeneratif berupaya menjaga keseimbangan itu,” katanya.

Lebih lanjut bagi Darto dan rekan-rekannya, tujuan dari berbagai inisiatif ini bukan sekadar memperkenalkan teknik baru dalam bertani. Lebih dari itu, mereka ingin mendorong perubahan sistemik dalam cara pertanian dijalankan.

BACA JUGA: Menakar Peluang Pertanian Regeneratif di Sawit

Artinya, perubahan tidak hanya terjadi di tingkat lahan, tetapi juga dalam jaringan pengetahuan, pasar, dan kebijakan yang memengaruhi kehidupan petani.

Dalam kerangka itu, pertanian regeneratif dipandang sebagai salah satu jalan untuk mempertemukan berbagai kepentingan—produktivitas ekonomi, kesehatan lingkungan, dan keberlanjutan sosial. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com