Biodiesel Menjadi Jangkar Harga Minyak Sawit Baru

oleh -613 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Road test biodiesel 50% atau B50.

Namun status premium itu tidak bertahan lama. Mulai kuartal kedua 2025, harga sawit terkoreksi dan kembali bergerak lebih kompetitif terhadap soybean oil, rapeseed oil, maupun sunflower oil.

Menurut Fadhil, pola ini menandai kembalinya sawit ke posisi alaminya: bukan minyak nabati termurah secara mutlak, tetapi tetap menjadi minyak nabati paling efisien secara ekonomi.

Untuk 2026, harga CPO diperkirakan masih berada di level tinggi, namun lebih rendah dibanding rerata 2025.

BACA JUGA: Limbah Sawit Dikecualikan dari EUDR, Peluang Hilirisasi dan Pertanian Berkelanjutan Kian Terbuka

Pada semester pertama, harga diproyeksikan bergerak di kisaran RM 4.100–RM 4.400 per ton, ditopang produksi musiman yang rendah, penyesuaian inventori pasca akhir tahun, serta dukungan permintaan biodiesel.

Memasuki semester kedua, harga diperkirakan bergerak lebih moderat di kisaran RM 4.000–RM 4.300 per ton, seiring meningkatnya panen musiman dan bertambahnya kompetisi dari minyak nabati lain seperti soybean oil dan sunflower oil. (T2)

Lebih lengkap baca Majalah InfoSAWIT Edisi Mei 2026


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com