InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) terjadi withdraw (WD) denagn harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.688/kg pada Rabu (5/8/2026), dengan demikian harga CPO tercatat turun Rp. 112/Kg atau turun sekitar 0,71% dibandingkan harga CPO pada Selasa (4/8/2026) yang mencapai Rp. 15.800/Kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai dibuka Rp. 15.850/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.688/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp. 15.600/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.375/Kg. Harga CPO FOB Boom Baru, Palembang dibuka Rp. 15.625/Kg, namun terjadi withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.400/Kg.
Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives kembali menguat pada perdagangan Rabu, (5/8/2026), melanjutkan tren positif untuk hari kedua berturut-turut. Optimisme pasar terhadap prospek ekspor yang tetap kuat ke sejumlah negara tujuan utama menjadi faktor utama yang menopang kenaikan, meski penguatan masih dibatasi pelemahan harga minyak kedelai dan minyak mentah dunia.
BACA JUGA: Peran dan Akuntabilitas Industri Sawit Serta Masyarakat dalam Mitigasi Karhutla
Dilansir Reuters, harga kontrak berjangka CPO acuan untuk pengiriman Oktober 2026 di Bursa Malaysia Derivatives tercatat naik RM14 per ton atau naik sekitar 0,3 persen menjadi RM4.710 per ton hingga jeda perdagangan siang. Sehari sebelumnya, kontrak yang sama telah melonjak 1,45 persen, menandakan sentimen positif masih bertahan di pasar.
Kabar positif datang dari India, salah satu importir minyak sawit terbesar di dunia. Impor minyak nabati negara tersebut pada Juli 2026 dilaporkan mencapai level tertinggi dalam 10 bulan terakhir. Peningkatan tersebut dipicu oleh langkah para penyuling yang memperbesar pembelian minyak sawit dan minyak kedelai guna mengisi kembali persediaan menjelang musim festival, di tengah menipisnya stok domestik.
Perkembangan tersebut dinilai berpotensi memberikan dukungan tambahan terhadap permintaan minyak sawit global dalam beberapa waktu mendatang.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus 2026 Naik Rp23,35 per Kg
Di bursa komoditas lainnya, harga kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian Commodity Exchange turun 0,18 persen, sedangkan harga kontrak minyak sawit di bursa yang sama naik 1,13 persen. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) terkoreksi tipis sebesar 0,07 persen.
Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Rabu (5/8/2026):
CPO______
Franco Dumai Rp. 15.850 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.688-KJA
CIF Tanjung Priok – No Bidder
FOB Talang Duku Rp. 15.600 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.375-WNI
FOB Boom Baru, Palembang Rp. 15.625 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.400-SAP
Loco PKS G.Meliau & Rimba Belian Rp. 15.500 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.062-EUP
FOB IPP Pagun/Parba Kalbar Rp. 15.500 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.212-EUP
CPKO_____
Franco Dumai Rp. 31.092 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 29.500-PAA
FOB Lampung Rp. 31.018 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 28.750-AMJP
FOB Palembang Rp. 30.848 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 27.000-KLKD
PK______
Franco Belawan Rp. 14.670 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 13.965-MM
(T2)
