Harga CPO 2026 Diproyeksikan hingga US$1.172 per Ton, Biodiesel Jadi Penopang Sawit Nasional (Bagian 2)

oleh -204 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Bulking storage CPO.

InfoSAWIT, BOGOR – Prospek industri kelapa sawit Indonesia pada 2026 tidak hanya ditentukan oleh kemampuan meningkatkan produksi, tetapi juga oleh perkembangan harga minyak sawit, konsumsi domestik, ekspor, serta kebijakan biodiesel nasional.

Berdasarkan Outlook Komoditas Kelapa Sawit 2026, harga minyak sawit pada 2026 masih berpeluang berada pada level yang relatif kuat. Dalam sejumlah skenario yang dipaparkan, proyeksi harga CPO berada pada kisaran US$959 hingga US$1.172 per ton.

Dilansir InfoSAWIT dari paparan Rizki Amalia dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), PT Riset Perkebunan Nusantara, dalam Outlook Komoditas Perkebunan Tahun 2026, proyeksi harga CPO 2026 masing-masing berada pada level US$959 per ton, US$1.066 per ton, dan US$1.172 per ton. Sebagai pembanding, harga riil 2024 tercatat US$942 per ton, sementara proyeksi 2025 berada pada US$1.017 per ton.

BACA JUGA: PSR Kutai Timur Dipercepat, 1.900 Hektare Sawit Rakyat Disiapkan Menuju Sertifikasi ISPO

Perbedaan proyeksi tersebut menunjukkan bahwa arah harga minyak sawit masih sangat bergantung pada perkembangan pasar global dan sejumlah faktor fundamental.

 

B40 Berpengaruh terhadap Prospek Sawit

Salah satu faktor yang menjadi perhatian dalam proyeksi harga 2026 adalah implementasi program biodiesel.

Dalam paparan Outlook 2026, implementasi program B40 menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam proyeksi harga minyak sawit. Selain itu, pemulihan ekonomi negara-negara importir, realisasi produksi minyak nabati lainnya di negara produsen, serta kebijakan tarif impor negara pembeli juga berpotensi memengaruhi pergerakan harga.

BACA JUGA: Karhutla Kalimantan Barat Berulang, Link-AR Borneo Soroti Ekspansi Sawit dan Ketimpangan Lahan

Peran biodiesel juga semakin penting dalam struktur konsumsi minyak sawit Indonesia. Data dalam paparan tersebut menunjukkan konsumsi biodiesel memiliki tren pertumbuhan rata-rata sekitar 12,2 persen sepanjang 2020–2024.

Pada 2025, kapasitas terpasang industri biodiesel Indonesia tercatat mencapai 19,15 juta kiloliter, dengan 26 pabrik biodiesel.

Dengan meningkatnya pemanfaatan minyak sawit untuk energi, biodiesel berpotensi menjadi salah satu penopang permintaan domestik sekaligus bagian penting dalam menjaga keseimbangan pasar minyak sawit.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kaltim Periode II-Agustus 2026 Naik Rp42,97 per Kg

Meski demikian, implementasi program biodiesel juga memiliki tantangan. Outlook tersebut mencatat keberlanjutan bahan baku, perbedaan harga minyak bumi dan minyak nabati, kecukupan subsidi biodiesel, serta kapasitas industri biodiesel dalam negeri sebagai sejumlah persoalan yang perlu diperhatikan.

 

Konsumsi Domestik dan Ekspor Menguat

Di luar biodiesel, pasar domestik dan ekspor juga menjadi komponen penting dalam kinerja industri sawit Indonesia.

Hingga Juli 2025, konsumsi domestik minyak sawit tercatat mencapai 14,3 juta ton, meningkat 6,57 persen. Sementara ekspor mencapai 19,2 juta ton, tumbuh 11,1 persen dibandingkan periode yang sama.

BACA JUGA: HR CPO September 2026 Naik Jadi US$1.007,51, BK US$148 dan PE 12,5 Persen

Dari sisi perdagangan, nilai ekspor minyak sawit Indonesia hingga Juli 2025 tercatat sekitar Rp343,7 triliun, menunjukkan besarnya kontribusi komoditas tersebut terhadap perekonomian nasional.

Kondisi pasar tersebut menjadi modal penting bagi industri sawit untuk mempertahankan kontribusinya terhadap penerimaan negara sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah sentra perkebunan.

 

Tantangan Sawit Tidak Hanya Soal Harga

Meski prospek produksi dan harga relatif positif, industri sawit Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan struktural.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com