Dalam dokumen tuntutannya, SPKS juga menegaskan agar program B50 tidak mendorong deforestasi baru. Peningkatan kebutuhan bahan baku biodiesel diharapkan dipenuhi dari produksi petani pada areal yang telah ada sehingga tidak menciptakan dorongan terhadap pembukaan perkebunan sawit baru.
Empat Seruan Utama dalam Aksi Hari Tani Nasional
Pada bagian akhir dokumen, SPKS merangkum seruannya agar B50 melibatkan petani secara langsung dalam rantai pasok biodiesel.
Pertama, setiap alokasi B50 diminta memiliki kuota atau persyaratan pasokan dari petani melalui koperasi pekebun. Kedua, Badan Usaha BBN diminta bermitra dengan koperasi pekebun. Ketiga, dasar hukum bagi koperasi pekebun untuk menjadi pelaku usaha BBN diminta dibuka. Keempat, hilirisasi biodiesel diharapkan berbasis koperasi pekebun sekaligus memberikan akses terhadap nilai tambah.
BACA JUGA: Desakralisasi Kearifan Lokal untuk Mitigasi Karhutla
Bagi SPKS, rangkaian tuntutan tersebut merupakan upaya menempatkan petani tidak hanya sebagai pemasok bahan baku dalam program biodiesel, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi sawit yang memiliki akses terhadap pasar, kemitraan dan nilai tambah. (T2)
