InfoSAWIT, JAKARTA – PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) resmi memperoleh status keanggotaan penuh Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) pada 18 September 2026. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut dalam memperkuat komitmen terhadap praktik keberlanjutan sekaligus melanjutkan perjalanan menuju sertifikasi RSPO.
Keanggotaan penuh tersebut diperoleh setelah Astra Agro Lestari menjalani proses kualifikasi selama sekitar dua tahun. Tahapan ini mencakup proses uji tuntas (due diligence), penyerahan dokumen untuk ditinjau, serta konsultasi publik yang menjadi bagian dari mekanisme penerimaan anggota RSPO.
Dalam pernyataan tertulis, RSPO mengonfirmasi bahwa Astra Agro Lestari telah resmi diterima sebagai anggota penuh organisasi tersebut. Keputusan itu diambil setelah seluruh tahapan yang dipersyaratkan dalam proses keanggotaan diselesaikan.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau Periode 21-27 Oktober 2026, Umur 9 Tahun Rp3.745,42 per Kg
Perjalanan Astra Agro Lestari menuju keanggotaan RSPO bermula lebih dari dua tahun sebelumnya. Pada tahap awal, perusahaan bersama RSPO mengumumkan rencana pengajuan keanggotaan secara resmi sekaligus memulai proses uji tuntas.
Proses tersebut kemudian berlanjut hingga perusahaan menyerahkan komponen akhir dokumen untuk ditinjau RSPO pada 2026. Tahapan berikutnya adalah konsultasi publik wajib yang dibuka oleh organisasi tersebut. Setelah periode konsultasi berakhir, RSPO mengumumkan bahwa Astra Agro Lestari telah memperoleh status keanggotaan penuh.
CEO RSPO, JD D’Cruz, menyambut bergabungnya Astra Agro Lestari sebagai anggota terbaru dalam kemitraan global organisasi tersebut. Ia menilai pencapaian ini merupakan hasil dari keterlibatan yang berlangsung selama dua tahun, proses penilaian yang ketat, serta konsultasi yang menyeluruh.
BACA JUGA: Kebakaran Lahan Rawa Merembet ke Kebun Sawit Plasma di Tulang Bawang, 50 Pohon Sawit Terbakar
RSPO, lanjutnya, akan mendukung perusahaan dalam mengembangkan praktik minyak sawit berkelanjutan dan melanjutkan proses menuju sertifikasi.
“Kami menyambut Astra Agro Lestari sebagai anggota terbaru dalam kemitraan global RSPO. Tonggak ini merupakan hasil dari keterlibatan erat selama dua tahun, penilaian yang ketat, dan konsultasi yang komprehensif,” demikian pernyataan JD D’Cruz dalam keterangan resmi tersebut.
Ia juga menyampaikan harapan agar keanggotaan ini dapat mendukung langkah Astra Agro Lestari dalam memperkuat praktik keberlanjutan serta memenuhi tahapan yang diperlukan untuk memperoleh sertifikasi RSPO.
BACA JUGA: Petani Sawit Makin Terhimpit? POPSI Soroti Kebijakan Dua Tahun Pemerintahan Prabowo
Astra Agro Lestari Siapkan Langkah Menuju Sertifikasi RSPO
CEO Astra Agro Lestari, Djap Tet Fa, menyatakan bahwa keberhasilan memperoleh keanggotaan penuh merupakan pencapaian penting setelah perusahaan menjalani proses kualifikasi selama dua tahun.
Menurutnya, keanggotaan RSPO menjadi langkah awal yang signifikan dalam perjalanan perusahaan menuju sertifikasi penuh. Astra Agro Lestari berharap dapat melanjutkan proses tersebut dan pada waktunya bergabung dengan produsen minyak sawit yang memenuhi kriteria keberlanjutan RSPO.
Dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Rabu (21/10/2026), Djap Tet Fa juga menyebut sejumlah inisiatif yang telah dilakukan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari upaya mendukung perjalanan tersebut. Inisiatif itu mencakup pengelolaan lanskap, konservasi, dukungan kepada masyarakat, mitigasi dampak iklim, serta penerapan prinsip ekonomi sirkular.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Periode 21–27 Oktober 2026, Umur 9 Tahun Rp3.679,40 per Kg
Berbagai bidang tersebut menjadi bagian dari pendekatan perusahaan dalam mengembangkan praktik usaha yang memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Namun, perusahaan masih perlu melanjutkan proses menuju sertifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di RSPO.
Astra Agro Lestari juga menyatakan komitmennya untuk mengambil peran aktif sebagai anggota organisasi tersebut. Perusahaan berencana bekerja sama dengan sesama anggota RSPO dan para pemangku kepentingan untuk mendukung agenda keberlanjutan industri minyak sawit.
Bagi perusahaan, keanggotaan ini bukan merupakan akhir dari proses, melainkan awal dari tahapan berikutnya. Perjalanan menuju sertifikasi akan menjadi bagian penting dalam upaya memenuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan RSPO. (T1)
