Agrinas Palma Nusantara Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

oleh -247 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Agrinas/ PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memperluas pemanfaatan produk turunan kelapa sawit ke sektor industri kreatif melalui kerja sama dengan CV Smart Batik Indonesia.

InfoSAWIT, YOGYAKARTA – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memperluas pemanfaatan produk turunan kelapa sawit ke sektor industri kreatif melalui kerja sama dengan CV Smart Batik Indonesia. Kolaborasi ini diarahkan untuk mengembangkan ekosistem industri batik sawit di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sekaligus membuka peluang pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Sleman, DIY, pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Divisi Humas dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Agrinas Palma Nusantara, Gatut Mukti, serta Kepala Subdivisi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, Nurhasanah Shihab.

Batik sawit merupakan inovasi yang dikembangkan CV Smart Batik Indonesia sejak akhir 2023. Inovasi ini memanfaatkan produk turunan kelapa sawit, seperti palm stearin dan asam stearat, sebagai bahan penyusun lilin batik atau malam. Bahan berbasis sawit tersebut digunakan untuk menggantikan sebagian bahan konvensional, termasuk kendal atau minyak hewani dan parafin.

BACA JUGA:  Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Jumat (23/10/2026), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Menguat

Dalam formulasi yang dikembangkan, bahan turunan sawit memiliki proporsi sekitar 10–15%. Penggunaannya diklaim memberikan sejumlah keunggulan dibandingkan lilin batik konvensional, mulai dari kenyamanan pernapasan bagi pembatik, kelancaran saat digunakan, hingga pengurangan residu limbah.

Dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Sabtu (24/10/2026), melalui kemitraan ini, Agrinas Palma Nusantara dan CV Smart Batik Indonesia akan mengembangkan sejumlah program untuk memperkuat rantai kegiatan industri batik sawit di Yogyakarta. Program tersebut mencakup peningkatan keterampilan dan kapasitas sumber daya manusia, penguatan pusat produksi, pengembangan inovasi produk dan motif, serta penciptaan produk turunan sawit berbasis wastra atau kain tradisional.

Pengembangan ekosistem ini juga diarahkan untuk memperluas pengenalan batik sawit kepada masyarakat. Edukasi kepada generasi muda akan dilakukan melalui program Batik Sawit Goes to School, sedangkan promosi dan penguatan pasar di wilayah operasional perkebunan kelapa sawit akan dikembangkan melalui Batik Sawit Goes to Palm Oil Region.

BACA JUGA: Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Desak Prabowo Atasi Kabut Asap Karhutla

Selain itu, kedua pihak merencanakan pengembangan motif khusus Agrinas Palma sebagai identitas bersama. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat karakter produk sekaligus memperluas peluang pemasaran batik sawit.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya mempertemukan potensi industri kelapa sawit dengan pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif. Melalui peningkatan keterampilan, kreativitas, serta kapasitas produksi, pelaku UMKM diharapkan memperoleh peluang usaha baru dari pemanfaatan bahan baku turunan sawit.

Agrinas Palma Nusantara menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta berorientasi pada keberlanjutan. Sinergi dengan lembaga pendidikan dan mitra usaha diharapkan dapat memperluas manfaat industri kelapa sawit, tidak hanya pada sektor perkebunan dan pengolahan, tetapi juga pada industri kreatif berbasis budaya.

BACA JUGA: Produktivitas Sawit Ditentukan Populasi Tanaman dan Pengendalian Ganoderma

Pengembangan batik sawit di Yogyakarta pun menjadi salah satu contoh diversifikasi pemanfaatan kelapa sawit yang menghubungkan inovasi bahan baku, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian warisan budaya Indonesia. (T1)

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com