Masih Jauh Dari Target, Peremajaan Sawit Rakyat Terus Digenjot

oleh -3543 Dilihat
infosawit
Dok. Sawit Fest 2021/ Foto: Apriliagoverty/Ilustrasi peremajaan sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – Menurut pemaparan Menkeu Sri Mulyani, perekonomian Indonesia diproyeksikan tetap akan mengalami pertumbuhan meski melambat. Pada tahu 2023 diprediksi tidak akan sekuat tahun lalu, yang bisa mencapai 5,2 persen–5,3 persen. Namun demikian, Sri Mulyani masih yakin, ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 5 persen di 2023.

Optimisme ini muncul menyusul pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada Desember 2022. Selain itu, Sri Mulyani menilai, aliran masuk penanaman modal asing (PMA) yang meningkat dan berlanjutnya penyelesaian proyek strategis nasional (PSN) bakal menjadi pendorong ekonomi.


Pada saat yang sama, kinerja ekspor sektor pertanian juga menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor pertanian pada Januari—Desember 2022 sebesar Rp640,56 triliun atau naik 3,93% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Pemerintah Babel Tergetkan Peremajaan Sawit Seluas 900 ha Tersebar di 3 Kabupaten

Bahkan, subsektor perkebunan menjadi penyumbang terbesar ekspor di sektor pertanian dengan kontribusi mencapai 97,16 persen atau sebesar Rp 622,37 triliun. Ekspor komoditas perkebunan yang melonjak pada 2022 paling besar disumbang komoditas kelapa sawit dengan nilai Rp468,64 triliun atau 75,30 persen.

Dalam Rapat Koordinasi Kelapa Sawit Nasional di Jakarta, akhir Februari 2023 lalu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengonfirmasi kinerja sektor perkebunan yang moncer tersebut. Mentan Syahrul mengemukakan, komoditas kelapa sawit menjadi salah satu sumber devisa negara. “Pertumbuhan ekspor kita di atas Rp600 triliun, 90 persen di tangan sawit dan perkebunan yang lain,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mentan mengingatkan, bulan madu dengan harga yang kompetitif terhadap komoditas kelapa sawit di pasar dunia tentu membutuhkan keberlanjutan, terutama bagi subsektor perkebunan kelapa sawit rakyat yang kini harus menghadapi tantangan besar terkait dengan produktivitasnya.

BACA JUGA: 5 Koperasi Sawit di Muara Wahau Peroleh Sertifikat ISPO & RSPO

Sebagai informasi, bila diklasterisasi, subsektor perkebunan sawit terbagi dalam beberapa pengkategorian, yakni perkebunan yang dikuasai rakyat, perkebunan sawit besar milik negara dan perkebunan sawit besar milik swasta.

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com