Pemkab Bangka Tengah Peroleh Alokasi Sarpras Untuk Intensifikasi Lahan dan Jalan Produksi Sawit

oleh -2.636 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Istimewa/Sosialisasi mengenai Sarana dan Prasarana (Sarpras) Perkebunan Kelapa Sawit, di Bangka Tengah, bertempat di Ballroom Hotel Santika Bangka, Kamis (20/7/2023).

InfoSAWIT, PANGKALANBARU – Pada Kamis, 20 Juli 2023 lalu, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar sosialisasi mengenai Sarana dan Prasarana (Sarpras) Perkebunan Kelapa Sawit. Kegiatan ini diadakan di Ballroom Hotel Santika Bangka dan diikuti oleh 50 peserta. Sosialisasi ini bertujuan untuk mendukung pengembangan kelapa sawit sebagai salah satu komoditas perkebunan terbesar di Bangka Tengah, serta meningkatkan produksi, produktivitas, dan mutu kelapa sawit milik para pekebun.

Dalam sambutannya, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyatakan bahwa, bantuan sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit diberikan dalam bentuk paket. Paket bantuan tersebut mencakup berbagai aspek, seperti perluasan tanaman kelapa sawit (ekstensifikasi), pemeliharaan tanaman menghasilkan (intensifikasi), bantuan alat pascapanen, unit pengolahan hasil, pembangunan atau peningkatan jalan, alat transportasi, mesin pertanian, infrastruktur pasar, serta verifikasi teknis melalui sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

“Kegiatan sarpras ini merupakan kegiatan baru di Bangka Tengah yang disosialisasikan hari ini dan diharapkan bisa membantu peningkatan kesejahteraan para pekebun di Bangka Tengah,” ujar Algafry dikutip InfoSAWIT dari laman resmi Pemkab Bangka Tengah, Jumat (21/7/2023).

BACA JUGA: Gubernur Kaltim Bilang Kritik Sawit Uni Eropa Jadi Bagian Kompetisi Dalam Industri Minyak Nabati

Pemkab Bangka Tengah telah mendapatkan alokasi target sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit untuk tahun 2023, di antaranya adalah intensifikasi lahan seluas 100 hektar, pembangunan jalan produksi seluas 100 hektar, dan memperoleh 1 sertifikat ISPO.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dian Akbarini, menjelaskan bahwa kegiatan sarpras ini difasilitasi oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Penyediaan bantuan sarana dan prasarana bagi pekebun kelapa sawit dapat dilakukan melalui kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan), koperasi perkebunan, atau lembaga perkebunan lainnya.

Sosialisasi ini menjadi langkah positif dalam mendukung pertumbuhan dan peningkatan kualitas perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Bangka Tengah. Diharapkan bantuan yang diberikan melalui program sarana dan prasarana ini akan memberikan manfaat signifikan bagi kesejahteraan para pekebun dan berkontribusi pada perkembangan ekonomi daerah.

BACA JUGA: Masalah Impor Daging Sapi Kelar, Bila Integrasi Sawit Sapi Diterapkan

“Dengan adanya dukungan pemerintah dan pengelolaan yang berkelanjutan, diharapkan kelapa sawit akan tetap menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian Bangka Tengah di masa mendatang,” tandas Dian Akbarini. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com