Siaga Hadapi Karhutla, Musim Mas Berkolaborasi dengan Para Pemangku Kepentingan

oleh -1377 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Musim Mas untuk InfoSAWIT/Pelatihan penanggulangan kebakaran lahan di kebun sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – Sejalan dengan  instruksi   Kementerian  Dalam   Negeri  yang   menekankan peran  aktif pemerintah untuk  melibatkan seluruh pemangku kepentingan, upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah diimplementasikan oleh   pemerintah daerah dan dinas-dinas terkait di wilayah rawan kebakaran, bekerja sama  dengan  perusahaan- perusahaan perkebunan swasta yang  berada di wilayah tersebut, di antaranya Musim Mas, dan tentunya masyarakat setempat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pelalawan, Provinsi  Riau, Sannusi mengatakan, dampak karhutla ini sangat luas,  mulai  dari  ekonomi, sosial, hingga politik.  “Karena itu, idealnya pengelolaan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, namun juga melibatkan perusahaan, TNI, Polri, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya,” katanya.


Sebagai salah  satu  perusahaan minyak  sawit  terintegrasi terbesar di  dunia, Musim  Mas sangat menekankan untuk  tetap waspada dan siap  menghadapi potensi risiko kebakaran hutan  dan  lahan   dalam  wilayah   operasionalnya,   serta  seluruh   rantai  pasokannya. Memahami pentingnya mendukung upaya yang dilakukan oleh pemerintah, maka Program Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Musim  Mas  yang   terintegrasi, tidak  saja disosialisasikan  dan diimplementasikan  bagi karyawan dan pekerja  yang  terlibat  dalam operasional  perusahaan, namun juga  diperluas  bagi para pemasok, masyarakat sekitar, hingga petani swadaya.

BACA JUGA: NGO Kaleka Sebut Sawit Berkontribusi Hingga 91,15 Persen Bagi Ekonomi Rumah Tangga

“Industri kelapa sawit, termasuk Musim  Mas, mengambil pelajaran dari insiden kebakaran dan kabut asap besar beberapa tahun kemarin. Kejadian tersebut memotivasi kami untuk mengambil     tindakan, dan meningkatkan kontribusi dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui berbagai program dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan,” jelas General Manager Corporate Affairs – Musim Mas Group, Teuku Kanna Rhamdan dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

Guna mengantisipasi karhutla, mulai bulan Juni 2023 lalu, Musim Mas kembali melakukan pelatihan dan simulasi rutin yang  diikuti oleh  regu Pemadam Kebakaran Musim Mas, serta tim  Masyarakat Bebas  Api (MBA) terkait   pencegahan dan   penanggulangan karhutla. Pelatihan ini melibatkan Manggala Agni, TNI, POLRI, Dinas  Lingkungan Hidup, dan Dinas Perkebunan. Tim pemadam kebakaran Musim  Mas  yang  disiapkan dan dilatih  ini tidak hanya menanggulangi  kebakaran di  dalam konsesi, namun juga lokasi  di luar  konsesi dalam radius 3 (tiga) Km.

Bagi masyarakat di sekitar area perkebunan milik perusahaan, Musim Mas telah menerapkan Program Masyarakat Bebas Api (MBA) yang  telah merangkul 75 desa dengan cakupan luas lahan lebih dari 450 ribu hektar. Program ini bermula dari  kesadaran akan pentingnya mengubah perilaku masyarakat, atau  mencari alternatif perilaku masyarakat untuk   mengurangi ketergantungan penggunaan  api  dan turut   melibatkan  masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla.

BACA JUGA: Tuntut Hak Plasma 20 Persen di Anak Usaha Sinar Mas, Masyarakat Mabalong Demo Ujungnya 11 Orang Ditangkap

Dalam program ini, setiap desa peserta yang berhasil menjaga lingkungan mereka bebas dari  api selama 1 (satu) tahun, berhak mendapatkan insentif  keuangan sebesar Rp 25 juta per   desa.  Dana   ini  dapat  digunakan untuk   pengadaan  peralatan pencegahan  dan penanggulangan  kebakaran di  wilayah  desa, atau   untuk   mendukung berbagai proyek masyarakat desa sekitar perusahaan.

“Kami menyadari bahwa peran aktif masyarakat sangat penting dan sangat dibutuhkan. Itu sebabnya kami,  bekerja sama dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya,   menyelenggarakan  program  yang  melibatkan  masyarakat, dengan  harapan mereka dapat menjadi agen perubahan dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla,” tandas Kanna. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com