Harga Minyak Sawit di Bursa Malaysia Naik 0,2 Persen, Didukung Data Ekspor yang Menguat

oleh -2.876 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Istimewa/Bursa Malaysia.

InfoSAWIT, SINGAPURA – Harga kontrak minyak sawit berjangka di Bursa Malaysia naik untuk sesi kedua berturut-turut pada Kamis, (2/11/2023) didukung data ekspor yang kuat dan harga minyak mentah yang lebih tinggi, kendati adanya penguatan ringgit membatasi kenaikan tersebut.

Dilansir Reuters, harga Kontrak acuan minyak sawit berkode FCPOc3 untuk pengiriman Januari 2024 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM 10 per ton atau terdapat kenaikan sekitar 0,2% menjadi RM 3,697 (US$ 778,64) per metrik ton pada perdagangan pagi.

Merujuk laporan surveyor kargo Intertek Testing Services dan perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia, mencatat ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk Oktober naik antara 6,6% dan 8,9% dari bulan sebelumnya pada Selasa.

BACA JUGA: KLHK Sebut 3,37 juta Ha kebun Sawit Dalam Kawasan Hutan, 90 Persen Sudah Urus Izin Sesuai UUCK

Tercatat harga minyak mentah naik tipis pada awal perdagangan Kamis karena konflik di Timur Tengah membuat investor khawatir mengenai apakah konflik tersebut dapat mengganggu pasokan minyak di wilayah tersebut.

Masih dilansir Reuters, harga kontrak minyak kedelai di Bursa Dalian berkode  DBYcv1 tercatat naik 1,5%, sedangkan kontrak minyak sawit berkode DCPcv1 naik 1,6%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 naik 0,8% setelah mencapai level terendah dalam lima bulan di sesi sebelumnya

Pialang komoditas StoneX SNEX.O pada Rabu menurunkan perkiraan hasil kedelai AS tahun 2023 menjadi 50,3 bpa dari angka pada 2 Oktober sebesar 50,4. Produksi kedelai yang lebih rendah diperkirakan akan mengurangi pasokan minyak kedelai, yang bersaing dengan minyak sawit untuk mendapatkan pangsa pasar.

BACA JUGA: Harga Referensi CPO Menguat BK dan PE CPO Ditetapkan US$ 93/ton, Periode 1-15 November 2023

Sementara nila mata uang Ringgit Malaysia = MYR , mata uang perdagangan sawit, menguat 0,4% terhadap dolar AS menjadi 4,754, dan ditetapkan sebagai hari terbaiknya sejak 31 Juli. Ringgit yang lebih kuat membuat minyak sawit kurang menarik bagi pemegang mata uang asing. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com