InfoSAWIT, KAMPAR – Jamur krispi, salah satu inovasi kuliner yang semakin digemari, tidak hanya menjadi pilihan lezat sebagai lauk ataupun camilan, tetapi juga telah menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Salah satu pelaku utama di bidang ini adalah SMKN 1 Tapung Hulu, Kampar, Kepulauan Riau, yang tidak hanya mengolah jamur krispi namun juga berhasil membudidayakan jamur merang, memanfaatkan limbah tandan kosong kelapa sawit.
Melalui Jurusan Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian, SMKN 1 Tapung Hulu telah merancang sebuah program budidaya jamur merang yang berkelanjutan. Sebagian dari hasil panen jamur merang diolah menjadi camilan jamur krispi, yang kemudian diberi merek Ojaky.
Febi Andini, seorang guru di Jurusan Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian SMKN 1 Tapung Hulu, menjelaskan bahwa limbah tandan kosong kelapa sawit diolah menjadi media tumbuh jamur merang. Apalagi di Riau terdapat 1,9 juta hektar perkebunan kelapa sawit yang mana satu pabrik kelapa sawit setiap harinya mampu menghasilkan limbah sebanyak 5-10 ton.
BACA JUGA: Aplikasi Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Tingkatkan Penyerapan Pupuk Oleh Tanaman
“Limba-limbah tersebut kita olah menjadi tempat hidup jamur merang. Apabila masa panen tiba, hasil yang kita peroleh cukup banyak. Sebagian ada yang kita jual dalam bentuk mentah, sebagian lagi kita olah menjadi camilan,” ujar Febi Andini dikutip InfoSAWIT dari laman Ditjen Vokasi, Selasa (26/12/2023).
Proses pengolahan jamur krispi ini dilakukan oleh siswa Jurusan Agriteknologi SMKN 1 Tapung Hulu. Untuk menghasilkan produk jamur krispi yang enak dan berkualitas, para siswa harus melewati beberapa tahapan selama dua hari. Mulai dari pemanenan, pembersihan, pengukusan, pemadatan bumbu, hingga penggorengan, setiap langkah dijalankan dengan cermat.
“Rencana ke depan kita ingin Jamur Krispi Ojaky ini bisa menembus swalayan di Riau dan wilayah lain di Indonesia. Beberapa strategi telah kita susun untuk mewujudkan rencana tersebut,” ucap Muhammad Rafiansyah, siswa Jurusan Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian.
BACA JUGA: Sesuai Regulasi, Kebijakan Kemitraan 20 Persen Tak Harus Selalu Membangun Kebun
Produk Jamur Krispi Ojaky SMKN 1 Tapung Hulu sudah dapat dinikmati oleh masyarakat secara online maupun offline. Penting untuk dicatat bahwa produk ini telah memiliki nomor PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan sedang dalam proses untuk mendapatkan sertifikasi halal.
