InfoSAWIT, JAKARTA – Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Sabarudin, menyerukan kepada seluruh petani sawit untuk turut serta dalam proses pemilihan umum (Pemilu) dengan damai dan mengajak keluarga mereka untuk ikut memilih.
Sabarudin menekankan pentingnya partisipasi petani sawit dalam Pemilu sebagai suatu tindakan yang sangat strategis. Melalui pernyataannya, ia memastikan bahwa pihaknya telah memberikan himbauan kepada seluruh anggota SPKS melalui Group WhatsApp (WA) agar mereka mengambil bagian dalam Pemilu yang jatuh pada Rabu, 14 Februari 2024.
Selain itu, untuk memastikan keikutsertaan yang optimal, SPKS juga mengajukan permohonan kepada petani sawit untuk menangguhkan sementara aktivitas kebun, seperti panen atau perawatan, di pagi hari tersebut. Hal ini bertujuan agar mereka dapat mengunjungi Tempat Pemilihan Suara (TPS) di wilayah masing-masing.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Naik 0,24 Pada Selasa (13/2), Demikian Pula di Bursa Malaysia
“Pemilu memiliki implikasi yang sangat besar karena akan menentukan pemimpin legislatif dan eksekutif yang baru, yang akan mempengaruhi kebijakan masa depan industri kelapa sawit,” tegas Sabarudin dalam keterangannya diterima InfoSAWIT, Rabu (14/2/2024).
Selain memberikan suaranya, para petani sawit juga diimbau untuk aktif mengawasi jalannya Pemilu 2024 di TPS masing-masing, guna memastikan bahwa proses tersebut berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 14-20 Februari 2024 Tertinggi Rp 2.674,70/kg
Dalam konteks ini, partisipasi dan pengawasan aktif dari para petani sawit diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam memastikan terwujudnya Pemilu yang transparan, adil, dan demokratis. Semangat untuk bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik bagi industri kelapa sawit terus ditekankan oleh SPKS dan diharapkan menjadi pijakan bagi kemajuan yang berkelanjutan. (T2)
