Seorang pedagang yang berbasis di Singapura dari sebuah perusahaan perdagangan internasional yang menjalankan pabrik pengolahan kedelai di Tiongkok mengatakan bahwa volumenya bahkan tidak akan mencapai 1% dari total impor. “Kami tidak melihat adanya volume yang signifikan,” katanya, seraya menambahkan bahwa tekanan dari pemodal perdagangan dapat membantu mendorong pengadaan yang berkelanjutan.
Peralihan keberlanjutan di Tiongkok menunjukkan adanya perubahan nyata dalam tren pembelian produk yang lebih ramah lingkungan. Meskipun tantangan masih ada, terutama terkait biaya, sinyal kebijakan dan tekanan investor tampaknya memainkan peran penting dalam mendorong negara ini menuju masa depan yang lebih berkelanjutan. (T2)
