Gubernur Sulawesi Tengah Tekankan Legalitas Perusahaan Sawit Pada Rakor Tata Kelola Sawit

oleh -1131 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura saat memberikan pengarahan pada rapat koordinasi (rakor) tata kelola perkebunan kelapa sawit Provinsi Sulawesi Tengah 2024 di Palu, Rabu (5/6/2024).

InfoSAWIT, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, menegaskan pentingnya pemerintah daerah memastikan legalitas operasional perusahaan perkebunan sawit di wilayah tersebut, baik di tingkat kebun maupun pabrik.

“Pemerintah daerah harus memastikan legalitas perusahaan perkebunan sawit di Sulawesi Tengah dalam operasional baik kebun maupun pabrik,” kata Rusdy Mastura pada rapat koordinasi (rakor) tata kelola perkebunan kelapa sawit Provinsi Sulawesi Tengah 2024 di Palu, Rabu (5/6/2024).


Gubernur menjelaskan bahwa legalitas yang dimaksud meliputi Hak Guna Usaha (HGU) untuk perkebunan dan Hak Guna Bangunan (HGB) bagi pabrik kelapa sawit. Perusahaan perkebunan sawit wajib mengikuti regulasi terkait tata kelola perkebunan sawit demi tercapainya sistem perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

BACA JUGA: Gakkum Sulawesi Limpahkan Tersangka Pengrusakan Cagar Alam untuk Kebun Sawit ke Kejaksaan Negeri Luwu Timur

“Rakor ini menjadi momentum penting untuk melakukan monitoring dan evaluasi, memberikan usul dan masukan, serta mendorong riset dan inovasi guna mewujudkan sistem perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Negeri Seribu Megalit, Provinsi Sulawesi Tengah,” jelas Mastura dilansir InfoSAWIT dari Antara.

Ia berharap bahwa kesimpulan dan rekomendasi yang dihasilkan dari rakor ini dapat diimplementasikan dengan maksimal. Dengan demikian, Provinsi Sulawesi Tengah dapat menjadi pionir dalam pengembangan sistem perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Indonesia.

“Semoga hasil-hasil yang menjadi kesimpulan dan rekomendasi lewat rakor ini dapat terimplementasi dengan maksimal,” ujarnya.

BAca JUGA: Impor Minyak Sawit India Meningkat 12,4% pada Mei, Tertinggi dalam Empat Bulan

Selain itu, Gubernur Mastura juga menargetkan agar Sulawesi Tengah dapat menjadi sentra produksi kelapa sawit di Indonesia melalui kebijakan hilirisasi industri sawit.

Pada tahun 2023, Sulawesi Tengah memproduksi sekitar 462 ribu ton kelapa sawit, dengan produktivitas rata-rata sebesar 4.500 kilogram per hektare per tahun. Luas areal perkebunan kelapa sawit di provinsi ini mencapai sekitar 152 ribu hektare. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com