Ekspor Minyak Sawit Indonesia Turun Untuk Tujuan China, Bangladesh dan Pakistan

oleh -3433 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Pelabuhan Khusus Ekspor CPO.

InfoSAWIT, JAKARTA Merujuk laporan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), penurunan volume ekspor minyak sawit dari Maret ke April teratat yang terbesar terjadi untuk tujuan China yakni dari sebelumnya sebanyak 447 ribu ton menjadi 315 ribu ton.

Tren penurunan ekspor miyak sawit ini diikuti tujuan India dari sejumlah 456 ribu ton menjadi 332  ribu ton, lantas Bangladesh dari 162  ribu ton menjadi 67 ribu ton dan Pakistan dari 270 ribu ton menjadi 182 ribu ton, serta Belanda dari 169 ribu ton menjadi 108 ribu ton.

Sementara kenaikan volume ekspor pada April terjadi untuk tujuan USA dari 129 ribu ton menjadi 193 ribu ton,  Spanyol dari 38 ribu ton menjadi 70 ribu ton dan  Italia dari 67 ribu ton menjadi 84 ribu ton.

BACA JUGA: Kabupaten Labuhanbatu Utara Gelar Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Untuk 162 Petani

Diungkapkan Direktur Eksekutif GAPKI, Mukti Sardjono, namun secara YoY sampai dengan bulan April tahun 2024 terhadap 2023, ekspor tujuan Pakistan meningkat 68,49% menjadi 741 ribu ton berbanding 440 ribu ton pada 2023, demikian juga untuk India yang naik dengan 3,62% menjadi 1,223 ribu ton berbanding dengan 1,180 ribu ton untuk tahun 2023.

“Sedangkan untuk tujuan China YoY April 2024 lebih rendah 4,2% berbanding dengan tahun 2023, tujuan EU 3% lebih rendah dan  USA 1,16% lebih rendah,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, ditulis Rabu (25/6/2024).

BACA JUGA: Produksi Minyak Sawit Indonesia Pada April Naik Tipis, Ekspor Malah Menurun

Dengan demikian, stok awal April sebesar mencapai 3.300 ribu ton, produksi CPO dan PKO 4.115 ribu ton, konsumsi dalam negeri 1.893 ribu ton dan ekspor 2.178 ribu ton, maka stok akhir April 2024 menjadi 3.741 ribu ton atau meningkat sekitar 13,36 % dibandingkan stok bulan Maret 2024. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com