Terkait dampak harga, Eniya menuturkan bahwa perbedaan harga antara biodiesel dan solar akan mempengaruhi biaya bagi konsumen non-PSO. Harga B40 diperkirakan akan meningkat sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per liter bagi konsumen non-PSO, yang saat ini sudah berada di kisaran Rp 13 ribuan per liter.
Meski ada potensi kenaikan harga, pemerintah memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan berdampak signifikan terhadap inflasi. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, kontribusi kenaikan harga dari implementasi B40 terhadap inflasi hanya sekitar 0,2%.
“Dalam studi kami, dampaknya terhadap inflasi sangat kecil, hanya sekitar 0,2%. Menurut berbagai ahli, ini tidak akan mempengaruhi inflasi secara signifikan,” pungkasnya.
BACA JUGA: Harga Gandum dan Jagung Stabil Menyusul Adanya Kekhawatiran Pasokan
Pemerintah berharap dengan adanya pengawasan ketat, implementasi B40 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi ketahanan energi nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM. (T2)
