InfoSAWIT, JAKARTA – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJ) mencatat kinerja keuangan yang mengesankan sepanjang 2024. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu, 22 Mei 2025 di kantor pusat ANJ Jakarta, perusahaan resmi mengesahkan laporan keuangan tahun buku 2024 dan menegaskan komitmennya terhadap bisnis berkelanjutan.
Mengusung tema “Kepemimpinan Tangguh: Mengarungi Tantangan dengan Keteguhan”, laporan tahunan ANJ mengungkap bahwa perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 9,2 juta. Angka ini melonjak 106,7% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 4,4 juta. Peningkatan tersebut turut mendorong marjin laba bersih dari 1,87% menjadi 3,87%.
Direktur Utama ANJ, Suhendro, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjalankan efisiensi operasional dan prinsip keberlanjutan di tengah tantangan industri.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Turun Tipis Pada Kamis (22/5), Harga Minyak Sawit di Bursa Malaysia Melemah
“Tahun 2024 penuh dinamika, namun ANJ mampu membuktikan ketangguhannya. Laporan kami mencerminkan transparansi atas upaya dan hasil kerja keras perusahaan untuk menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan,” ujar Suhendro dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Jumat (23/5/2025).
Namun, meski mencetak laba tinggi, ANJ memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada pemegang saham. Laba bersih akan digunakan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.
Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang masih bergejolak dan kebutuhan untuk memastikan keberlanjutan operasional dalam jangka panjang.
BACA JUGA: Lawan Ganoderma dan Tantangan Iklim, 6 Varietas Sawit dan Kakao Dilepas
Selain pengesahan laporan keuangan, para pemegang saham juga memberikan mandat kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik Independen yang akan mengaudit laporan keuangan tahun 2025, sesuai rekomendasi Komite Audit ANJ.
RUPST juga memberikan kewenangan kepada Komite Nominasi dan Remunerasi untuk menetapkan gaji, honorarium, dan tunjangan bagi Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2025, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka terhadap pertumbuhan perusahaan.
Suhendro menutup rapat dengan menyampaikan apresiasi kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan atas dukungan yang diberikan.
BACA JUGA: Ketimpangan Perdagangan Komoditas Pertanian, Dorong Indonesia Manfaatkan Keunggulan Komparatif
“Kepercayaan yang telah diberikan akan menjadi fondasi kami untuk terus menjalankan strategi pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi semua pihak,” pungkasnya.
ANJ menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat posisi sebagai pelaku industri kelapa sawit yang bertanggung jawab, dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik dan praktik bisnis yang berorientasi jangka panjang. (T2)
