InfoSAWIT, JAKARTA — Mempertahankan prestasinya di tahun kedua, Bumitama Agri Ltd. kembali mencatatkan prestasi dengan masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2025. Perusahaan menempati peringkat ke-259 dari 500 perusahaan dengan pendapatan tertinggi di kawasan Asia Tenggara, capaian ini mencerminkan konsistensi kinerja dan daya saing Bumitama di sektor agribisnis.
Masuknya Bumitama dalam daftar ini menegaskan kinerja keuangan perusahaan serta efektivitas strategi bisnis jangka panjang yang dijalankan. Sepanjang tahun 2024, Bumitama mencatatkan pendapatan sebesar US$ 1.056,5 juta atau sekitar Rp16,73 triliun, tumbuh 4,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan juga membukukan laba bersih sebesar US$ 144,4 juta dengan total aset mencapai USD 1.303,5 juta, serta melibatkan lebih dari 31.000 karyawan dalam kegiatan operasionalnya.
Direktur Utama Bumitama Agri, Lim Gunawan Hariyanto, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari upaya konsisten perusahaan dalam menjalankan strategi yang disiplin, efisiensi operasional, dan komitmen kuat terhadap keberlanjutan.
BACA JUGA: ITS Hadirkan Tiga Inovasi Sawit Berkelanjutan, dari Robot Deteksi Penyakit hingga Gerobak Listrik
“Kami merasa bangga kembali masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. Ini bukan semata-mata soal angka, tapi pengakuan atas tata kelola bisnis yang bertanggung jawab, dengan meletakkan fondasi kuat pada inovasi, kolaborasi bersama petani, dan penerapan praktik keberlanjutan,” ujar Michael Kesuma, Head of Investor Relations dalam pernyataan resmi diterima InfoSAWIT, Kamis (26/6/2025).
Ia menambahkan bahwa pencapaian ini juga menjadi cerminan kepercayaan pasar terhadap peran industri kelapa sawit yang dikelola secara transparan dan inklusif.
“Kami meyakini bahwa masa depan agribisnis Indonesia terletak pada sinergi antara produktivitas dan keberlanjutan. Itu sebabnya kami terus memperkuat rantai pasok, membina kemitraan dengan petani swadaya, serta memastikan kepatuhan terhadap standar internasional,” lanjutnya.
BACA JUGA: Produksi CPO Naik di April 2025, Konsumsi Domestik Justru Menurun
Sebagai bagian dari transformasi menuju agribisnis yang unggul, Bumitama secara proaktif berpartisipasi dalam berbagai inisiatif sertifikasi dan pelestarian lingkungan. Komitmen ini diwujudkan melalui pengelolaan area kawasan konservasi di dalam wilayah konsesinya serta peningkatan produktivitas tanpa melakukan perluasan lahan, sebuah pendekatan yang sejalan dengan meningkatnya tuntutan global terhadap praktik pertanian yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan.
Masuknya kembali Bumitama dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tidak hanya menjadi bukti keunggulan finansial, tetapi juga mempertegas peran strategis perusahaan dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di Indonesia. (T2)
