Pekebun Sawit Batubara Kunjungi Kebun SIPEF dalam Program Pelatihan BPDP, Belajar dari yang Terbaik

oleh -2.999 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Sebanyak 61 pekebun sawit swadaya dari Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, mengikuti kunjungan lapangan (fieldtrip) ke PT Eastern Sumatra Indonesia Bukit Maraja Estate, yang dikelola oleh SIPEF Group.

InfoSAWIT, BATUBARA — Sebanyak 61 pekebun sawit swadaya dari Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, mengikuti kunjungan lapangan (fieldtrip) ke PT Eastern Sumatra Indonesia Bukit Maraja Estate, yang dikelola oleh SIPEF Group, sebagai bagian dari rangkaian Pelatihan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) tahun 2025.

Kunjungan tersebut menjadi puncak dari program pelatihan teknis budidaya kelapa sawit yang sebelumnya telah diikuti para pekebun selama empat hari di Medan. Pelatihan diselenggarakan secara intensif oleh Agronomi Koompasia Enviro Institute (KEI), dengan metode interaktif serta penggunaan alat peraga yang lengkap.

Direktur KEI, Henry Marpaung, menegaskan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. “Dengan melihat langsung, petani bisa memahami bagaimana teori yang diajarkan di kelas diterapkan secara nyata dalam praktik terbaik di kebun,” ujarnya dalam pernyataan resmi ditulis InfoSAWIT, Kamis (26/6/2025).

BACA JUGA: Bumitama Agri Kembali Masuk Daftar Fortune Southeast Asia 500

Para petani mendapat kesempatan untuk melihat berbagai tahapan budidaya kelapa sawit di lapangan, mulai dari pembibitan, pengolahan lahan, hingga teknik perawatan untuk tanaman belum menghasilkan (TBM) dan tanaman menghasilkan (TM).

Senior Manager Smallholder SIPEF, Franki N. Simatupang, menyampaikan bahwa SIPEF berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kapasitas petani swadaya di Indonesia. Ia mencontohkan keberhasilan perusahaan dalam mendampingi tiga lembaga pekebun di Labuhanbatu Selatan yang kini telah berhasil meraih sertifikasi keberlanjutan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

“Kami siap bergandengan tangan dengan pekebun untuk mendukung program SDM PKS 2025. Kolaborasi ini penting untuk memastikan petani tidak hanya memahami teknik budidaya yang baik, tetapi juga prinsip keberlanjutan,” jelas Franki.

BACA JUGA: Ekspor Produk Sawit Turun Tajam di April 2025, Tapi Nilai Kumulatif Masih Tumbuh Positif

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Aandrianto, Senior Manager Wilayah Simalungun dan Serdang Bedagai. Ia menyebutkan bahwa SIPEF telah menyiapkan tim agronomis untuk memandu para peserta di setiap titik kunjungan, guna memastikan transfer pengetahuan berjalan optimal.

Salah satu peserta pelatihan mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat, karena apa yang kami pelajari di kelas bisa langsung kami lihat dan pahami di lapangan. Kunjungan ini membuka wawasan kami dan memotivasi untuk memperbaiki kebun kami,” tuturnya.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara pihak swasta, lembaga pelatihan, dan petani dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit. Dengan pendekatan yang terintegrasi antara teori dan praktik, para petani swadaya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menerapkan prinsip keberlanjutan di lahannya masing-masing. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com