Roni optimistis bahwa riset biomassa bukan hanya berkontribusi pada bauran energi nasional, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi hijau dan sirkular. Dengan mengolah limbah menjadi energi dan bahan kimia bernilai tinggi, Indonesia tidak hanya mengurangi ketergantungan pada energi fosil, tetapi juga menekan impor bahan baku industri.
“Dari laboratorium hingga ladang sawit, inovasi konversi biomassa kini menjadi harapan baru dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri energi bersih dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan potensi dan inovasi yang terus berkembang, sawit dan limbahnya kini tak lagi hanya dilihat sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga sebagai tumpuan harapan menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berdaulat. (T2)
