Dukung Sawit Berkelanjutan, PT. KEI Latih Pekebun Batubara dan Labuhanbatu Selatan Menuju Sertifikasi ISPO

oleh -2.762 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Pelatihan menyasar pekebun dan pendamping dari Kabupaten Batubara serta Labuhanbatu Selatan—dua wilayah dengan potensi besar dalam produksi sawit rakyat di Sumatera Utara.

InfoSAWIT, MEDAN — Komitmen memperkuat pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan terus digalakkan. Salah satunya melalui pelatihan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang digelar di Medan sebagai bagian dari Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (PSDM-PKS) tahun 2025.

Program yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ini dilaksanakan oleh PT. Koompasia Enviro Institute (KEI), bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian. Pelatihan menyasar pekebun dan pendamping dari Kabupaten Batubara serta Labuhanbatu Selatan—dua wilayah dengan potensi besar dalam produksi sawit rakyat di Sumatera Utara.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel AIHO Medan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, M. Zakir Syarif Daulay. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penguatan kapasitas petani sawit swadaya menjadi kunci peningkatan kesejahteraan tanpa mengorbankan aspek lingkungan.

BACA JUGA:: BPDP Bersama Ditjenbun Kembali Gelar Pelatihan ISPO Komprehensif di Sumatera Utara

“Kelapa sawit rakyat harus dikelola secara profesional dan berkelanjutan agar kualitas serta kuantitas produksinya mampu bersaing, sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tegasnya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Kamis (24/7/2025).

Pernyataan tersebut diamini oleh Susilistiawati Ritonga, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batubara. Ia menyebutkan bahwa pelatihan semacam ini adalah bentuk investasi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing sawit rakyat di pasar domestik maupun internasional.

Pelatihan dirancang dalam lima kelas intensif dan difasilitasi oleh tim profesional dari PT. KEI. Direktur KEI, Henry Marpaung, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan menggabungkan teori dan praktik lapangan secara seimbang.

BACA JUGA: BPDP Dorong Inovasi Sawit Berkelanjutan Lewat Riset Terapan Multisektor, Bisa diserap Industri Gratis

“Materi pelatihan mencakup prinsip dan kriteria ISPO, legalitas lahan, manajemen produksi, pengelolaan lingkungan, hingga prosedur sertifikasi. Semuanya disampaikan dengan metode interaktif agar mudah dipahami dan langsung bisa diterapkan oleh peserta,” papar Henry.

Lebih dari sekadar sesi belajar, pelatihan ini menjadi ruang tumbuh bagi pekebun sawit swadaya. Selain dibekali pemahaman teknis, para peserta juga diberi kesempatan untuk berbagi tantangan yang dihadapi di lapangan dan mendiskusikan solusinya secara kolektif.

Kegiatan ini mencerminkan harapan besar: agar petani sawit swadaya tak lagi diposisikan sebagai pelaku kecil di rantai industri, tetapi mampu naik kelas—menjadi pelaku utama yang mandiri, kompetitif, dan berwawasan lingkungan. Pelatihan ISPO bukan hanya langkah teknis, tetapi juga simbol transformasi sektor sawit rakyat menuju keberlanjutan sejati. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com