Diplomasi Senyap di Bawah Rindang Sawit

oleh -3.353 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Johan Sukardi, Corporate Affair Director PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA).

InfoSAWIT, JAKARTA – Di balik hamparan hijau perkebunan sawit Kalimantan, Johan Sukardi memainkan peran yang tak banyak terlihat, meredam konflik, merajut kepercayaan, dan membangun harmoni sosial antara perusahaan dan masyarakat. Melalui pendekatan manusiawi dan diplomasi senyap, ia membuktikan bahwa keberlanjutan tak cukup hanya soal pohon—tetapi juga soal hubungan antar manusia.

Di suatu sore yang terik kala itu di Kalimantan, Johan Sukardi duduk bersandar di pos pantau keamanan kebun. Di depannya, hamparan pohon kelapa sawit berbaris rapi sejauh mata memandang. Namun benaknya tak sedang memikirkan panen hari itu. Ia sedang memikirkan seorang pemuda yang ditangkap kemarin karena mencuri buah sawit. “Dia bukan kriminal,” ujarnya lirih, “dia lapar.”

Johan bukan polisi, bukan pula aparat desa. Ia adalah Corporate Affair Director PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA), namun lebih dari itu, ia adalah jembatan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar kebun. Di pundaknya, tertumpu harapan untuk meredam konflik, menyambung silaturahmi, dan memelihara keberlanjutan—bukan hanya pohon sawit, tapi juga kepercayaan sosial.

BACA JUGA: Berikut Upaya Kolombia Reduksi Jejak Karbon dari Kelapa Sawit

 

Ketika Keamanan Tak Lagi Cukup

“Dulu, kalau ada yang mencuri, langsung diserahkan ke polisi. Selesai urusan,” kenang Johan saat berbincang dengan InfoSAWIT, belum lama ini. Namun pendekatan itu, katanya, hanya menyapu debu di permukaan. Masalah yang sesungguhnya tetap mengendap.

Kini, Johan dan timnya menerapkan pendekatan sosial yang lebih manusiawi. Mereka memeriksa latar belakang pelaku, mendatangi rumahnya, berdiskusi dengan tokoh masyarakat, dan sering kali menemukan akar persoalan yang jauh lebih dalam, yakni kemiskinan, pengangguran, dan hilangnya akses terhadap lahan.

BACA JUGA: Presiden Prabowo: 3,1 Juta Hektare Lahan Sawit Bermasalah Kembali ke Negara, Tambang Ilegal Jadi Target Berikutnya

“Kalau mereka mencuri karena perut, maka tugas kita bukan menghukum, tapi membuka jalan agar mereka bisa makan dengan layak,” ujar Johan. Salah satu caranya adalah mengajak keluarga pelaku ikut dalam program pemberdayaan ekonomi berbasis program Tanggung Jawab Perusahaan (CSR). Bisa berupa pelatihan, bantuan bibit, atau kemitraan usaha kecil menjadi jalan keluar yang ditawarkan. (T2)

Lebih lengkap baca Majalah InfoSAWIT Edisi Juni 2025

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com