InfoSAWIT, PONTIANAK – Upaya memperkuat rantai hilirisasi perkebunan kembali ditekankan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat. Dalam kunjungan kerjanya ke Balai Pelindungan Tanaman Perkebunan (BPTP) Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (22/8), Roni menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan unggul merupakan fondasi utama untuk mendukung keberhasilan program hilirisasi.
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk meninjau kondisi sarana dan prasarana BPTP, serta memberikan pembinaan langsung kepada para pegawai. Menurut Roni, penguatan kelembagaan di tingkat daerah sangat penting agar pelaksanaan hilirisasi dapat berjalan konsisten dan berkesinambungan.
Dalam arahannya, ia menyoroti pentingnya penyusunan metode mitigasi terhadap serangan hama pada komoditas unggulan perkebunan, seperti kelapa, kopi, kakao, tebu, lada, pala, dan jambu mete. Langkah ini, kata Roni, akan memastikan bahan baku industri hilirisasi tetap terjaga kualitasnya sejak dari kebun.
“Kita harus segera menyusun pemetaan dan kompilasi metode mitigasi hama secara menyeluruh. Pedoman ini akan menjadi pegangan penting bagi petani agar hasil panen mereka tetap optimal. Tanaman yang sehat adalah fondasi bagi hilirisasi yang sukses,” ujarnya dikutip InfoSAWIT dari laman FB Resmi DitjenBun, Selasa (26/8/2025).
Roni juga menginstruksikan seluruh jajaran Direktorat Jenderal Perkebunan, termasuk unit daerah seperti BPTP Pontianak, untuk bersiap mendukung pelaksanaan hilirisasi di berbagai provinsi. Ia menekankan, peningkatan kapasitas SDM menjadi faktor krusial, baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan teknis.
“Kita butuh pegawai yang terus belajar, adaptif, dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik pada Senin (25/8), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan integritas dalam bekerja. “Kita harus berjalan sebagai satu tim, bekerja dengan jujur, berintegritas, dan ikhlas. Dengan semangat itu, kerja kita tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Roni. (T2)
