Peresmian Pusat Riset Drone–Remote Sensing
Momentum penting IDF 2025 ditandai dengan peresmian Pusat Riset dan Inovasi Drone–Remote Sensing INSTIPER Yogyakarta. Pusat riset ini menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian serta pengembangan teknologi UAV dan remote sensing di bidang perkebunan dan kehutanan.
“Kami akan terus mendukung riset dosen dan mahasiswa di bidang GIS, remote sensing, drone, dan GeoAI. Harapannya, hasil riset ini dapat memberikan dampak luas bagi industri dan masyarakat,” jelas Rektor INSTIPER.
Selama festival berlangsung, pengunjung dapat menikmati Drone Expo dan Ekspose, pameran yang menampilkan beragam teknologi drone dari berbagai perusahaan seperti Frogs Indonesia, Doran Sukses Indonesia, dan PT Tribuana Solusi Inovasi Teknologi. Pameran ini juga menampilkan demonstrasi penggunaan drone untuk spraying, mapping, dan monitoring lahan pertanian, perkebunan, serta kehutanan modern.
BACA JUGA: SPKS Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Biodiesel B50, Jangan Jadikan Petani Sebagai Tumbal
Di waktu bersamaan, INSTIPER bekerja sama dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) menyelenggarakan program sertifikasi pilot drone nasional. Sebanyak 20 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan peserta umum mengikuti pelatihan mengenai keselamatan, regulasi, komunikasi penerbangan, hingga ujian praktik terbang.
“Melalui sertifikasi ini, lulusan INSTIPER akan memiliki nilai tambah dan kompetensi profesional di bidang penerbangan drone,” tutur Rektor Harsawardana.
Perwakilan APDI, Bion, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. “Kolaborasi seperti ini penting untuk memperluas ekosistem drone nasional dan menyiapkan SDM yang kompeten, terutama di sektor pertanian dan kehutanan,” ujarnya.
BACA JUGA: Ternyata 70% Petani Sawit Masih Pakai Bibit Sawit Ilegal, Kementan Dorong Pengawasan Lebih Ketat
Kuliah Pakar dan Malam Puncak IDF 2025
Pada hari terakhir, INSTIPER menggelar Kuliah Pakar IDF 2025 bertema “Transformasi Smart Drone Technology: Peran Inovatif Drone untuk Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan”. Acara ini menghadirkan pembicara lintas sektor, antara lain Arif Ika Uktoro, S.TP., M.Eng. (Expert Drone INSTIPER), Nicko Ariwibowo (PT Tribuana Solusi Inovasi Teknologi), Dr. M. Akbar Marwan, ST., M.MSI. (Ketua APDI), serta Galang Sinu Susilo (Drone Trainer, PT Doran Sukses Indonesia).
Kuliah pakar yang dimoderatori Amir Noviyanto, S.P., M.Sc. itu diikuti lebih dari 500 peserta, baik dari kalangan mahasiswa maupun umum. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya diskusi dan tanya jawab interaktif selama sesi berlangsung.
Sebagai penutup, INSTIPER menggelar Malam Puncak IDF 2025 yang dimeriahkan oleh penampilan band Ngatmombilung, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang penuh inovasi dan inspirasi. (T2)
