82 Ribu Benih Sawit dari Afrika, Untuk Dongkrak Produktivitas Sawit

oleh -33.285 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi bibit sawit unggul.

InfoSAWIT, JAKARTA – Tercatat Proyek eksplorasi SDG Tanzania merupakan hasil kerja sama GAPKI, Konsorsium Plasma Nutfah Kelapa Sawit, dan lembaga riset Tanzania Agricultural Research Institute (TARI). Prosesnya panjang dan ketat, mulai dari karantina awal di Tanzania, transit di CABI Inggris, hingga pengiriman benih ke Indonesia melalui PT Socfindo.

“Sekitar 82 ribu butir benih dari Tanzania sudah diproses sejak April 2025,” ujar Senior Vice President Business Development PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), Edy Suprianto. “Dari jumlah itu, sekitar 26 ribu telah dipindahkan ke main nursery untuk pengamatan di bawah supervisi Badan Karantina Indonesia.”

Benih-benih itu berasal dari 10 wilayah eksplorasi di Tanzania—mulai dari dataran rendah pesisir seperti Tanga, hingga dataran tinggi Tabora di 1.142 meter di atas permukaan laut. Kawasan koleksi bahkan mencakup perbatasan dengan Kenya, Zambia, Malawi, hingga Kongo.

BACA JUGA: Jejak Panjang Gen Sawit Indonesia

Keragaman geografis itulah yang diharapkan menghadirkan kekayaan genetik baru bagi sawit Indonesia. Dari pengamatan awal, tim RPN menemukan variasi buah dan vegetatif yang sangat tinggi—indikasi bahwa bahan genetik ini berpotensi besar menjadi dasar varietas baru di masa mendatang.

Perjalanan menuju varietas unggul baru tidak singkat. Setelah tahap pengujian di persemaian selesai, benih hasil eksplorasi akan ditanam di 14 lokasi uji multilokasi—tersebar di perkebunan mitra di Sumatra dan Kalimantan serta satu lokasi di kebun percobaan milik BSIP.

“Riset multilokasi ini diperkirakan berlangsung dari 2026 hingga 2030,” papar Edy. “Kemudian dilanjutkan dengan proses pemuliaan antara 2030–2040. Jika semua berjalan baik, varietas baru hasil pemanfaatan SDG Tanzania akan siap dilepas sekitar tahun 2045.”

BACA JUGA: Ketika Ceruk Energi Menuntut produktivitas Sawit Mesti Tinggi

Varietas tersebut diharapkan memiliki kombinasi keunggulan—produksi tinggi, tahan penyakit Ganoderma, tahan kekeringan, adaptif terhadap perubahan iklim, dan menghasilkan minyak dengan kualitas lebih baik. (T2)

Lebih lengkap baca majalah InfoSAWIT edisi November 2025


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com