Kebijakan Biodiesel Sawit Mesti Luwes Tidak Kaku

oleh -7.418 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Pabrik biodiesel. Foto: InfoSAWIT

InfoSAWIT, JAKARTA – Dikatakan Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Eugenia Mardanugraha, yang mengingatkan bahwa penerapan kebijakan yang terlalu kaku justru berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi industri sawit dan perekonomian nasional.

Menurut Eugenia, hasil riset yang dilakukan oleh Pranata UI menunjukkan bahwa kenaikan mandatori biodiesel menjadi B50 dapat memicu kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) internasional hingga USD 159,32 per metrik ton. “Kenaikan ini memang menguntungkan dalam jangka pendek bagi sebagian pihak, namun di sisi lain justru dapat menggerus daya saing sawit Indonesia di pasar global,” ujarnya.

KPPU menilai, fleksibilitas kebijakan menjadi kunci agar Indonesia tidak tertinggal dari negara pesaing seperti Malaysia, Brazil, dan Thailand, yang telah lebih dulu menerapkan kebijakan mandatori biodiesel yang adaptif.

BACA JUGA: Prabowo Apresiasi Satgas PKH: 4 Juta Hektare Hutan Kembali, Rp6,6 Triliun Diselamatkan

Malaysia dinilai berhasil mengelola kebijakan biodieselnya dengan sistem yang luwes. Pemerintah Negeri Jiran itu dapat menyesuaikan alokasi minyak sawit antara kebutuhan domestik dan ekspor sesuai dengan dinamika harga global, tanpa mengganggu stabilitas harga di tingkat petani maupun penerimaan devisa negara.

Pendekatan fleksibel tersebut memberi Malaysia keunggulan kompetitif. Ketika Indonesia menerapkan kebijakan biodiesel yang ketat, Malaysia mampu mengisi celah pasokan ekspor dan meraih keuntungan dari kenaikan harga sawit global. Keberadaan Bursa Malaysia Derivatives (BMD) pun memperkuat posisi tawar Malaysia sebagai penentu harga CPO futures dunia.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 26 Desember 2025 – 1 Januari 2026 dan 2 -8 Januari 2026 Tertinggi Rp. 3.406,67 per Kg

Sebaliknya, Indonesia justru berisiko kehilangan sebagian kendali harga global, meskipun secara volume tetap menjadi produsen sawit terbesar di dunia. “Ketika kebijakan kita terlalu rigid, pasar global dengan cepat akan menyesuaikan. Negara lain mengambil peluang yang kita lepaskan,” kata Eugenia. (T2)

Lebih lengkap baca majalah InfoSAWIT edisi November 2025

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com