InfoSAWIT, JAKARTA — PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding dari PTPN III (Persero), mencatat serapan tandan buah segar (TBS) petani sawit mencapai 3,25 juta ton sepanjang 2025. Angka tersebut berasal dari produksi petani plasma dan swadaya yang bermitra dengan perusahaan di berbagai wilayah operasional PalmCo.
Direktur Utama PalmCo, Jatmiko, menjelaskan bahwa serapan TBS petani tersebut menyumbang porsi signifikan dari total bahan baku yang diolah perusahaan. “Tahun lalu, dari total 12,26 juta ton TBS yang diolah, sebesar 3,25 juta ton merupakan produksi petani, baik swadaya maupun plasma,” ujarnya dalam keterangan dikutip InfoSAWIT dari Antara, Kamis (29/1/2026).
Capaian tersebut meningkat sekitar 16 persen dibandingkan tahun 2024. Jatmiko menyebut, serapan berasal dari ratusan kemitraan koperasi unit desa (KUD) dan lembaga pekebun di tujuh regional operasional PalmCo, yang melibatkan belasan ribu petani di Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.
BACA JUGA: Penuhi Perjanjian Kerja Sama, PT Pipit Citra Perdana Paparkan dan Bagikan SHP KUB PMPL
Menurutnya, peningkatan serapan TBS kebun rakyat tidak semata berkaitan dengan kebutuhan bahan baku industri, tetapi juga berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi petani. “Kemampuan perusahaan dan industri dalam menyerap hasil panen akan berbanding lurus dengan harga, pendapatan, dan kesejahteraan petani,” kata Jatmiko.
Dari sisi produktivitas, kinerja kebun petani mitra binaan menunjukkan tren positif. Dalam lima tahun terakhir, PalmCo membina belasan ribu petani dengan rata-rata produktivitas TBS berada di atas standar nasional. Pertumbuhan produktivitas petani plasma bahkan tercatat mencapai 19–20 persen.
Jatmiko menegaskan, peran petani sangat strategis dalam menjaga kesinambungan pasokan sawit nasional, mengingat mereka menguasai lebih dari 30 persen total luasan kebun sawit Indonesia. “Petani merupakan tulang punggung produksi sawit nasional. Karena itu, kepastian serapan dan kemitraan yang sehat menjadi kunci,” ujarnya.
BACA JUGA: Bupati Nagan Raya Tegaskan PMKS Wajib Beli TBS Rakyat Sesuai Harga Pemerintah
Selain serapan TBS, PalmCo juga memperkuat dukungan terhadap kebun rakyat melalui Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Sepanjang 2025, realisasi rekomendasi teknis PSR yang difasilitasi perusahaan mencapai 23.188 hektare. Melalui program ini, PalmCo berperan sebagai mitra pendamping petani, mulai dari aspek teknis hingga memastikan kebun hasil peremajaan kembali produktif dan terhubung dengan rantai pasok industri. (T2)
