Apical Dorong Keselarasan Standar dan Traceability, Percepat Pengembangan SAF di Asia Pasifik

oleh -1.194 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Apical Tekankan Standar dan Traceability untuk Skalakan SAF di Asia Pasifik, dalam diskusi panel Asia Sustainable Aviation Fuel Association (ASAFA) pada ajang Singapore Airshow 2026.

InfoSAWIT, SINGAPURA – Kawasan Asia Pasifik dinilai memiliki potensi bahan baku (feedstock) yang signifikan untuk mendukung pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF). Namun demikian, potensi tersebut tidak serta merta mampu mendorong percepatan skala produksi SAF tanpa adanya kredibilitas pasokan lintas pasar serta sistem keberlanjutan yang terverifikasi.

Dilansir InfoSAWIT dari Linkedin resmi Apical, Jumat (20/2/2026), Head of Green Energy Apical, Lamberto Gaggiotti, menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan SAF tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan baku, tetapi juga pada keselarasan sistem dan standar yang berlaku di berbagai negara.

“Yang terpenting adalah apakah pasokan dapat dipercaya di berbagai pasar, apakah aspek keberlanjutan dapat diverifikasi, serta apakah sistem yang digunakan telah selaras. Ketika fondasi tersebut tersedia, investasi dan pertumbuhan akan mengikuti,” ujar Gaggiotti dalam diskusi panel Asia Sustainable Aviation Fuel Association (ASAFA) pada ajang Singapore Airshow 2026.

BACA JUGA: Saham NSSS Melonjak 20%, Emiten Sawit Nusantara Sawit Sejahtera Makin Dilirik Investor

 

Keselarasan Kebijakan dan Standar Jadi Tantangan SAF

Dalam forum tersebut, sejumlah pelaku industri di sepanjang rantai nilai, seperti Airbus, Aether Fuels, Nestlé dan S&P Global Energy, turut membahas bahwa percepatan pengembangan SAF memerlukan harmonisasi kebijakan, standar kredibel, konsistensi lintas negara, serta sistem ketertelusuran (traceability) yang kuat.

Menurut para pelaku industri, tanpa adanya keselarasan kebijakan antar pasar global, investasi pada sektor SAF berisiko terhambat meskipun pasokan bahan baku tersedia dalam jumlah besar.

 

Apical Perkuat Hilirisasi melalui Pengembangan Biofuel Generasi Kedua

Sebagai salah satu pemasok feedstock utama dengan sistem ketertelusuran hingga ke asal bahan baku, Apical juga tengah memperluas pengembangan hilir melalui pembangunan fasilitas biofuel generasi kedua (second-generation/2G) berkapasitas 500.000 ton di kawasan Eropa Selatan.

BACA  JUGA: 5 Isu Perdagangan Sawit Indonesia–India

Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan pasar Eropa terhadap bahan bakar penerbangan berkelanjutan, seiring meningkatnya permintaan terhadap solusi dekarbonisasi di sektor aviasi global. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com