InfoSAWIT, SAMARINDA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur mencatat terdapat ratusan perusahaan pertanian yang beroperasi di subsektor perkebunan di wilayah tersebut sepanjang 2025, dengan dominasi kuat dari komoditas kelapa sawit.
Berdasarkan hasil Updating Direktori Perusahaan Pertanian (DPP) Tahun 2025, terdapat 223 perusahaan pertanian yang bergerak di subsektor perkebunan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 219 perusahaan mengusahakan komoditas kelapa sawit, sementara 6 perusahaan bergerak pada komoditas karet.
Data tersebut disampaikan BPS Provinsi Kalimantan Timur dalam publikasi Direktori Perusahaan Pertanian (DPP) Provinsi Kalimantan Timur 2025 Volume 3 yang dirilis pada 9 Maret 2026.
BACA JUGA: Produksi Sawit Indonesia 2025 Tembus 56,55 Juta Ton, Ekspor Melonjak Hingga US$35,87 Miliar
“Perlu menjadi catatan bahwa satu perusahaan dapat mengusahakan lebih dari satu jenis komoditas perkebunan,” ungkap BPS Kalimantan Timur dalam laporan tersebut, melansir publikasi resmi DPP 2025.
Usaha perkebunan tersebut tersebar di delapan kabupaten/kota di Kalimantan Timur dan mencakup 18 komoditas perkebunan. Komoditas tersebut antara lain cengkeh, jambu mete, kakao atau cokelat, karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kemiri sunan, kopi robusta, lada, pala, sagu, teh, kopi arabika, kelapa hibrida, tebu, tembakau, tanaman tahunan lainnya, serta tanaman semusim lainnya.
Secara regional, Kabupaten Kutai Timur menjadi wilayah dengan jumlah perusahaan perkebunan terbanyak di Kalimantan Timur pada 2025, yakni sebanyak 78 perusahaan atau sekitar 34,98% dari total perusahaan perkebunan di provinsi tersebut.
BACA JUGA: PSR Capai 408 Ribu Hektare, BPDP Salurkan Dana Rp12,01 Triliun Sejak 2016
Selain Kutai Timur, perusahaan perkebunan juga banyak tersebar di Kabupaten Kutai Barat dengan 31 perusahaan (13,90%) serta Kabupaten Paser sebanyak 30 perusahaan (13,45%).
Sementara itu, di Kabupaten Kutai Kartanegara terdapat 29 perusahaan perkebunan atau sekitar 13,01% dari total perusahaan. Kabupaten Berau mencatat 25 perusahaan (11,21%).
Adapun Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan masing-masing memiliki 11 perusahaan perkebunan atau sekitar 4,93%. Sementara Kabupaten Mahakam Ulu tercatat memiliki 8 perusahaan perkebunan atau sekitar 3,59%.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kaltim Periode I-Maret 2026 Naik Rp 13,9 per Kg
BPS Kalimantan Timur juga mencatat bahwa komoditas kelapa sawit menjadi komoditas perkebunan yang paling dominan diusahakan oleh perusahaan pertanian di provinsi tersebut.
“Dari segi komoditas yang diusahakan, komoditas kelapa sawit merupakan komoditas yang paling dominan diusahakan oleh perusahaan pertanian, yaitu sebanyak 219 perusahaan atau 95,22%,” kata BPS Kaltim dalam laporan tersebut.
