Urgensi RPerpres RAN-KSB 2025–2029 Kian Menguat, Jadi Kunci Reformasi Industri Sawit

oleh -270 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Guru Besar Ilmu Hukum Ekonomi Universitas Jember, Prof. Ermanto Fahamsyah.

Langkah ini dinilai penting agar kebijakan sawit berkelanjutan tidak hanya bersifat arahan administratif, tetapi memiliki kekuatan hukum yang lebih tegas dalam implementasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga pekebun sawit.

 

Sawit Berkelanjutan Jadi Kunci Daya Saing

Dengan penguatan regulasi dan implementasi RAN-KSB 2025–2029, industri sawit nasional diharapkan mampu menjawab berbagai kritik global sekaligus memperbaiki tata kelola secara menyeluruh, mulai dari aspek legalitas, produktivitas, keberlanjutan lingkungan, hingga penerimaan pasar internasional.

Ke depan, transformasi tata kelola sawit berkelanjutan dinilai bukan hanya menjadi kebutuhan sektor perkebunan, tetapi juga strategi penting menjaga daya saing komoditas unggulan Indonesia di tengah meningkatnya tuntutan pasar global terhadap produk yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com