Pekebun Bersertifikat ISPO Diprioritaskan Terima Bantuan BPDP

oleh -1.884 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Ratna Sariati dari Direktorat Hilirisasi Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian.

InfoSAWIT, JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dengan menyiapkan berbagai bentuk insentif bagi pekebun sawit yang telah menjalankan praktik perkebunan berkelanjutan dan mengantongi sertifikasi ISPO.

Ratna Sariati dari Direktorat Hilirisasi Hasil Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian menjelaskan, pemerintah saat ini memang belum menerapkan skema harga premium seperti yang diterapkan dalam sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Namun, pemerintah memberikan prioritas bantuan dan fasilitasi kepada kelompok pekebun yang sudah tersertifikasi ISPO.

“Pemerintah sudah memikirkan ke arah sana, tetapi memang belum dalam bentuk harga premium seperti RSPO. Bentuk insentifnya lebih kepada prioritas bantuan bagi kelompok atau pekebun yang sudah ber-ISPO,” ujar Ratna, dilansir InfoSAWIT dari Small Talk Fortasbi, Rabu (13/5/2026).

BACA JUGA: CPOPC Dorong Perdagangan Sawit ASEAN yang Tangguh dan Inklusif di Forum SWR Singapura

Menurutnya, dukungan tersebut disalurkan melalui berbagai program Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), terutama untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan pekebun sawit.

Ratna mengungkapkan, pekebun yang telah memiliki sertifikasi ISPO berpeluang lebih besar memperoleh berbagai fasilitas pendukung. Bantuan tersebut mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM), peningkatan kompetensi, bantuan sarana dan prasarana, hingga program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

“Misalnya bantuan pendidikan untuk anak-anak pekebun, peningkatan kompetensi SDM, bantuan sarana dan prasarana, hingga dukungan untuk PSR atau peremajaan kebun sawit,” katanya.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau 13 – 19 Mei 2026 Naik Rp25,53 per Kg

Selain itu, pemerintah juga membuka peluang dukungan bagi kelompok pekebun yang ingin melakukan kegiatan riset dan pengembangan di sektor perkebunan sawit.

Ratna menilai, implementasi ISPO tidak hanya menjadi instrumen kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing sawit Indonesia di pasar global.

Dengan semakin banyak pekebun yang tersertifikasi ISPO, diharapkan praktik perkebunan sawit nasional semakin berkelanjutan dan mampu menjawab tuntutan pasar internasional terkait aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.

BACA JUGA: Pemerintah Siapkan Pendanaan dan Pendampingan ISPO untuk Petani Sawit

Pemerintah pun terus mendorong pekebun untuk berkomitmen menjalankan standar ISPO karena manfaatnya tidak hanya terkait sertifikasi, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai program dukungan dan pembiayaan sektor sawit nasional. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com