KPBN: Harga CPO Berpeluang ke Level Rp15.625 per Kg, Didukung Ekspor dan Sentimen B50

oleh -833 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Kepala Bagian Bursa dan Pengembangan Bisnis PT Kharisma Pemasaran Bersama (KPBN), Andrial Saputra.

Harga Minyak Mentah Dinilai Tidak Banyak Pengaruhi CPO

Terkait pergerakan harga energi global, Andrial melihat pengaruh harga minyak mentah dunia terhadap CPO saat ini relatif terbatas. Ia memperkirakan harga crude oil berpotensi terkoreksi akibat membaiknya sentimen geopolitik di Timur Tengah, termasuk kemungkinan meredanya ketegangan yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat serta normalisasi jalur perdagangan melalui Selat Hormuz.

Meski demikian, koreksi harga minyak mentah tersebut dinilai belum cukup kuat untuk mengubah arah pergerakan CPO yang saat ini masih ditopang faktor fundamental internal.

“Untuk pekan ini, pengaruh crude oil terhadap CPO relatif kecil karena pasar sawit masih mendapatkan dukungan kuat dari sisi permintaan dan sentimen biodiesel,” ujarnya.

BACA JUGA: Petani Sawit Kotawaringin Barat Berjuang Bangun Pabrik Sawit, Investasi Capai Rp250 Miliar

 

CPO Berpeluang Uji Resistance Rp15.625/Kg

Dari sisi teknikal, Andrial memperkirakan harga CPO di KPBN berpeluang menguji level resistance Rp15.625 per kilogram, yang merupakan titik tertinggi yang tercatat pada Mei lalu.

Apabila level tersebut berhasil ditembus, target kenaikan berikutnya diperkirakan mengarah ke kisaran Rp15.850 per kilogram. Sementara itu, area support dinilai masih cukup kuat berada di sekitar Rp15.225 per kilogram.

“Pelaku pasar perlu terus mencermati perkembangan ekspor Malaysia, pergerakan harga soybean oil di CBOT dan Dalian, serta dinamika implementasi program B50 karena faktor-faktor tersebut masih menjadi penggerak utama harga CPO dalam jangka pendek,” pungkas Andrial. (T2)

Untuk analisa lebih lanjut bisa Klik: KPBN – INACOM


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com