Dialog Kunstkring Dorong Sinergi Lintas Kementerian Perkuat Ekonomi Restoratif Berbasis Perempuan

oleh -222 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Dialog Kunstkring Dorong Sinergi Lintas Kementerian Perkuat Ekonomi Restoratif Berbasis Perempuan.

InfoSAWIT, JAKARTA – Kolaborasi lintas kementerian dan lintas sektor dinilai menjadi prasyarat utama untuk mempercepat terwujudnya ekonomi restoratif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Pesan tersebut mengemuka dalam hari pertama Kunstkring Dialogue: Forum Ekonomi Restoratif yang digelar di Tugu Kunstkring Paleis, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Forum yang diprakarsai Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) bersama Penabulu-Oxfam itu mempertemukan pembuat kebijakan, akademisi, praktisi, hingga perwakilan masyarakat adat guna membahas arah kebijakan ekonomi restoratif di Indonesia. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian pameran wastra “Weaving Wonders: Tenun, Pangan, Energi, dan Perempuan — Dari Warisan ke Kekuatan Ekonomi” yang diselenggarakan Yayasan Uma Nusantara.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak dapat dijalankan secara parsial karena membutuhkan dukungan berbagai kementerian dan lembaga.

BACA JUGA: POPSI Desak Pemerintah Kaji Ulang Mandatori B50, Khawatir Harga TBS Petani Sawit Tertekan

Menurutnya, keterbatasan kewenangan yang dimiliki Kementerian PPPA harus diimbangi dengan sinergi lintas sektor agar kebijakan yang mendukung perempuan sebagai pelaku ekonomi dapat berjalan lebih efektif.

Mengusung tema “Ekosistem Pendukung Ekonomi Restoratif: Kebijakan dan Layanan bagi Inisiatif Lokal”, forum tersebut menempatkan perempuan sebagai aktor utama dalam membangun sistem ekonomi yang berkeadilan, mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas desa.

Dalam keterangan resmmin diterima InfoSAWIT, Sabtu (27/6/2026), pada sesi pertama yang dipandu jurnalis senior Desi Anwar, sejumlah pejabat pemerintah turut menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya ekonomi restoratif, di antaranya Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, serta Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan Catur Endah Prasetiani.

BACA JUGA: B50 Resmi Dimulai 1 Juli 2026, Biodiesel Sawit Diproyeksi Dongkrak Nilai Industri Rp24,68 Triliun

Yandri menilai pembangunan desa harus mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya lokal, dan keberlanjutan lingkungan melalui penguatan seluruh rantai ekonomi desa.

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam menggerakkan ekonomi restoratif, terutama melalui pengelolaan sumber daya lokal dan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

Diskusi kemudian berlanjut pada sesi kedua yang menghadirkan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, serta tokoh masyarakat adat dari Flores.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 26 Juni – 2 Juli 2026 Masih Cederung Stagnan

Rangkaian dialog hari pertama ditutup dengan jamuan makan malam yang menyajikan kuliner khas Desa Adat Wogo, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Hidangan tersebut menjadi simbol kontribusi perempuan lokal dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi berbasis kearifan lokal kepada para pemangku kebijakan nasional.

Forum Kunstkring Dialogue akan berlangsung hingga 26 Juni 2026 dengan membahas berbagai isu strategis, mulai dari energi terbarukan yang responsif gender, Ekonomi ASIK (Alam, Sejarah, Imajinasi, Kolaborasi), hingga penguatan peran masyarakat adat di sekitar kawasan konservasi. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com