Ketegangan Warnai Sengketa Lahan di Kotawaringin Timur, Warga Tolak Pendirian Tenda Perusahaan

oleh -312 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Tangkapan layar ketegangan kembali mewarnai konflik agraria di Desa Pantap, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, libatkna aparat TNI dan Polri.

InfoSAWIT, SAMPIT – Ketegangan kembali mewarnai konflik agraria di Desa Pantap, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Sejumlah warga terlibat adu argumen dengan aparat TNI saat pihak perusahaan disebut hendak mendirikan tenda di kawasan yang masih menjadi objek sengketa lahan.

Dilansir InfoSAWIT dari Kaltengpedia, Selasa (30/6/2026), peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Berdasarkan narasi yang menyertai video, penolakan dilakukan oleh warga yang mengaku sebagai pihak penggugat dalam perkara sengketa lahan. Mereka menilai aktivitas perusahaan di lokasi tersebut dilakukan tanpa adanya koordinasi dengan masyarakat yang mengklaim memiliki hak atas tanah dimaksud.

BACA JUGA: Produksi dan Ekspor Sawit Indonesia Menguat, Nilai Ekspor Tembus US$3,38 Miliar pada April 2026

Dalam video tersebut juga disebutkan bahwa masyarakat masih menyimpan trauma atas insiden yang terjadi pada 13 Mei 2026 di area yang sama. Warga menganggap peristiwa sebelumnya merupakan tindakan sepihak sehingga mereka menolak adanya aktivitas baru sebelum proses hukum memperoleh putusan berkekuatan tetap.

“Seharusnya seluruh pihak menghormati proses persidangan yang masih berlangsung,” demikian isi narasi yang beredar bersama video tersebut.

Selain itu, warga juga menuding perusahaan belum mengantongi Hak Guna Usaha (HGU) di lokasi yang disengketakan. Mereka turut mempertanyakan penyelesaian ganti rugi atas tanam tumbuh maupun lahan yang diklaim sebagai milik masyarakat.

BACA JUGA: KPPU Selidiki Dugaan Kartel Harga dan Potongan Timbangan TBS Sawit di Pesisir Selatan

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun aparat terkait mengenai video yang viral tersebut. Belum diketahui pula kronologi lengkap maupun status hukum terbaru atas sengketa lahan yang menjadi pokok persoalan.

Meski demikian, situasi di lokasi dilaporkan masih dalam pengawasan aparat guna menjaga kondisi tetap kondusif dan mencegah terjadinya bentrokan lanjutan.

Konflik agraria di wilayah Kecamatan Mentaya Hulu sebelumnya juga beberapa kali menjadi perhatian publik karena melibatkan tumpang tindih klaim kepemilikan lahan antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan yang beroperasi di kawasan tersebut. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com