InfoSAWIT, JAKARTA – PTPN Group menutup tahun buku 2025 dengan catatan kinerja yang menunjukkan hasil positif dari agenda transformasi perusahaan yang telah dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Capaian tersebut dipaparkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar pada 30 Juni 2026.
Dalam forum tersebut, manajemen PTPN Group menyampaikan bahwa transformasi perusahaan tidak hanya berdampak pada peningkatan indikator keuangan, tetapi juga memperkuat fondasi bisnis berkelanjutan yang menjadi arah utama pengembangan perusahaan.
Secara finansial, PTPN Group mencatat laba bersih sebesar Rp6,39 triliun, meningkat sekitar 181 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan pendapatan yang mencapai Rp59,32 triliun atau tumbuh 109,5 persen secara tahunan (YoY).
BACA JUGA: MPOB Proyeksikan Harga CPO Bertahan di Atas RM4.000/Ton Sepanjang 2026, Didukung Harga Minyak Dunia
Selain itu, total aset perusahaan meningkat menjadi Rp158,25 triliun, sementara ekuitas mencapai Rp80,83 triliun. Di sisi operasional, perusahaan juga membukukan EBITDA sebesar Rp15,37 triliun, mencerminkan peningkatan profitabilitas seiring membaiknya efisiensi dan efektivitas pengelolaan usaha.
Di tengah pertumbuhan tersebut, PTPN Group tetap menjaga struktur keuangan yang sehat dengan liabilitas sebesar Rp77,42 triliun, menunjukkan upaya perusahaan dalam memperkuat keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengelolaan risiko keuangan.
Tidak hanya dari sisi finansial, transformasi juga tercermin pada peningkatan produktivitas sejumlah komoditas utama. Sepanjang 2025, produktivitas kelapa sawit meningkat 4,3 persen, disusul tebu sebesar 3,18 persen, karet naik 4,65 persen, serta teh yang mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 8,87 persen.
BACA JUGA: Agrinas Palma Nusantara Gandeng Pertamina Power Indonesia, Bidik Penguatan Bioenergi Nasional
Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari transformasi yang dijalankan secara berkelanjutan dan konsisten di seluruh lini perusahaan.
Menurutnya, transformasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja bisnis, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi negara melalui penguatan sektor pangan, energi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Capaian tahun 2025 merupakan hasil dari transformasi yang konsisten. Ke depan, PTPN Group berkomitmen untuk terus tumbuh secara berkelanjutan, menciptakan nilai bagi negara, serta berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan, energi, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Denaldy, dalam keterangan dikutip InfoSAWIT, Minggu (5/7/2026).
BACA JUGA: Bibit Topaz Bisa Dongkrak Produktivitas Sawit, dan Tawarkan Varietas Toleran Ganoderma
Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka panjang PTPN Group dalam memperkuat daya saing perusahaan, meningkatkan produktivitas komoditas perkebunan nasional, sekaligus mendorong terciptanya nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dengan fondasi transformasi yang semakin kuat, PTPN Group optimistis mampu menghadapi tantangan industri perkebunan ke depan sekaligus mempertahankan perannya sebagai salah satu BUMN strategis yang mendukung ketahanan pangan, pengembangan energi terbarukan, dan pertumbuhan ekonomi nasional. (T2)
