Lebih lanjut, Eddy menilai industri sawit Indonesia kini semakin menunjukkan komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan. Menurutnya, berbagai standar dan praktik yang diterapkan selama ini telah membuktikan bahwa pengelolaan sawit nasional tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial dan lingkungan.
Ia mengakui industri sawit kerap menghadapi berbagai tudingan di tingkat internasional, mulai dari isu keberlanjutan hingga aspek sosial. Namun, menurutnya, berbagai kebijakan dan pedoman yang telah diterapkan pemerintah menjadi bukti bahwa tata kelola sawit Indonesia terus mengalami perbaikan.
“Ini menjadi indikator bahwa industri sawit Indonesia benar-benar dikelola secara berkelanjutan dengan memperhatikan keseimbangan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan,” tegas Eddy.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Periode II-Juli 2026 Naik Rp77,19 per Kg
BPDP memastikan akan terus memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, dunia usaha, perguruan tinggi, serta pekebun agar pengembangan SDM, inovasi teknologi, dan implementasi biodiesel dapat berjalan beriringan dalam mendukung daya saing industri sawit nasional di pasar global. (T2)
