Transparansi Upah Jadi Kunci Menahan Pemanen Sawit agar Tidak Pindah Perusahaan

oleh -797 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Acara IPS Planter Talks 2026 Series 1 bertajuk “Darurat SDM Sawit”, Sabtu (19/9/2026).

InfoSAWIT, JAKARTA – Persoalan mempertahankan tenaga pemanen masih menjadi salah satu tantangan pengelolaan sumber daya manusia di industri kelapa sawit. Selain besaran pendapatan, transparansi dalam perhitungan upah dan premi menjadi faktor yang turut menentukan keputusan pekerja untuk bertahan di perusahaan.

Hal tersebut disampaikan Harry Agug Pratama, Dept Head of HR Business Partner & Organisation Development PT Pasifik Agro Sentosa, saat berbicara dalam IPS Planter Talks 2026 Series #1 bertajuk “Darurat SDM Sawit”, yang dihadiri InfoSAWIT, Sabtu (19/9/2026).

Harry mengatakan berdasarkan asesmen yang dilakukan perusahaan, terdapat sejumlah faktor yang mendorong pemanen keluar atau berpindah perusahaan. Selain persoalan pendapatan, hubungan dengan atasan, kondisi keluarga, serta kebutuhan individu juga menjadi bagian dari pertimbangan pekerja.

BACA JUGA: RUU Reforma Agraria Dibahas DPR, Sawit Watch Soroti Perlindungan Buruh dan Konflik Lahan Sawit

Dalam hal pendapatan, menurutnya, pekerja tidak hanya melihat besaran gaji pokok. Pemanen juga memperhatikan bagaimana premi dihitung dan berapa pendapatan yang dapat mereka bawa pulang.

Karena itu, PT Pasifik Agro Sentosa menerapkan skema premi progresif. Dalam skema tersebut, terdapat basis tertentu dan tambahan premi diberikan secara bertahap ketika pencapaian hasil panen meningkat.

“Transparansi dan konsistensi perhitungan” menjadi perhatian penting karena karakteristik pemanen memiliki latar belakang pendidikan yang beragam. Perusahaan perlu memastikan pekerja memahami dasar perhitungan pendapatan, termasuk premi maupun potongan yang diberlakukan.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 18–24 September 2026 Turun Rp36,02 per Kg

Selain sistem premi, perusahaan juga berupaya memberikan kepastian mengenai hari kerja, ancak panen, ketersediaan buah, hingga alat pelindung diri. Menurut Harry, kepastian tersebut ikut memengaruhi persepsi pekerja terhadap pendapatan yang dapat mereka peroleh.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa strategi mempertahankan pemanen tidak semata-mata berkaitan dengan menaikkan pendapatan. Kejelasan sistem, konsistensi pembayaran, dan pemahaman pekerja mengenai cara menghitung penghasilannya menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan.

Bagi perusahaan perkebunan, transparansi tersebut juga menjadi instrumen untuk mengurangi potensi pekerja berpaling ketika memperoleh tawaran dari perusahaan lain. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com