Meramu Sawit Berkelanjutan dengan Rasa Pisang Goreng

oleh -2.088 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi SDM Sawit

InfoSAWIT, JAKARTA – Dalam dunia industri kelapa sawit yang semakin dituntut untuk hijau dan bertanggung jawab, PT SMART Tbk mengambil pendekatan berbeda—menggabungkan teknologi, kolaborasi lintas generasi, dan bahkan filosofi sederhana seperti pisang goreng.

Dalam sebuah seminar yang diadakan Indonesian Planters Society (IPS) dihadiri InfoSAWIT akhir 2024 lalu, Head of Learning and Development PT SMART Tbk, Dodi Mulyanto, menegaskan bahwa keberlanjutan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Ia menyampaikan bahwa industri sawit Indonesia, sebagai salah satu penghasil terbesar di dunia, harus menunjukkan bahwa praktik agribisnis bisa dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan dan berpihak pada masyarakat.

“Sebagai salah satu produsen terbesar, Indonesia punya tanggung jawab moral dan strategis. Praktik berkelanjutan tidak hanya soal menjaga lingkungan, tapi juga membangun nilai bersama dengan masyarakat sekitar,” ujar Dodi dalam pemaparannya.

BACA JUGA: Lilin Batik Berbasis Sawit, Langkah Baru Menuju Industri Kreatif Berkelanjutan

Lebih lanjut, ia menyinggung peran generasi muda dalam mendorong perubahan. Menurutnya, generasi saat ini lebih kritis terhadap isu sosial dan lingkungan. Mereka tidak hanya ingin bekerja, tapi juga ingin berkontribusi dalam sistem yang etis dan berkelanjutan.

“Kita harus menciptakan lingkungan kerja yang ramah dan mendukung semua karyawan. Fasilitas harus baik, tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita menjalankan praktik yang tidak merusak,” ungkapnya.

Sebagai penulis buku “Menjadi Planters yang Terpercaya”, Dodi juga menekankan bahwa keberlanjutan harus terwujud dari hulu ke hilir. Tantangan seperti pengelolaan limbah dan jejak karbon harus ditangani dengan teknologi dan komitmen yang kuat.

BACA JUGA: Ekspor RI April 2025 Melambat, Tapi Tren Surplus Tak Tergoyahkan

“Ini bukan sekadar patuh pada regulasi, tapi soal membuktikan bahwa kita memang serius menjaga lingkungan. Monitoring dampak produksi dengan teknologi itu penting,” katanya.

Namun, isu lingkungan bukan satu-satunya perhatian. Dalam konteks internal organisasi, Dodi menilai komunikasi dan kolaborasi antargenerasi juga menjadi kunci. Ia mengakui bahwa gaya kerja dan ekspektasi tiap generasi berbeda, dan perusahaan harus mampu menjembatani itu.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com