Bukan Sekadar Pintar, Ini 3 Karakter yang Diminta Poltek Sawit CWE dari Calon Pemimpin Industri

oleh -245 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Pelaksanaan Wisuda Sarjana Terapan Angkatan IV dan Ahli Madya Angkatan XVIII Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (Poltek Kelapa Sawit CWE) di Harris Hotel Convention Hall, Kota Bekasi, Minggu (27/9/2026).

BEKASI, InfoSAWIT – Dunia industri perkebunan kelapa sawit membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu membaca perubahan, bertahan menghadapi tekanan dan membangun orang-orang di sekitarnya.

Karena itu, Ketua Badan Pengurus Yayasan Citra Widya Edukasi, Mayjend TNI (Purn.) Dr. Djanadi Bimo Prakoso, MPA, M.Sc., meminta lulusan Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (Poltek Kelapa Sawit CWE) mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang memiliki karakter tanggap, tanggon dan trengginas.

Pesan tersebut disampaikan Djanadi dalam Wisuda Sarjana Terapan Angkatan IV dan Ahli Madya Angkatan XVIII Poltek Kelapa Sawit CWE di Harris Hotel Convention Hall, Kota Bekasi, yang dihadiri InfoSAWIT, Minggu (27/9/2026).

BACA JUGA: Wisuda Poltek Kelapa Sawit CWE: Lulusan Diburu Industri, 86 Orang Sudah Terserap

Menurut Djanadi, perjalanan para lulusan tidak berhenti setelah memperoleh gelar akademik. Mereka justru akan memasuki fase pembuktian ketika bekerja di perusahaan maupun berkontribusi di tengah masyarakat.

Dalam perjalanan karier tersebut, sebagian lulusan nantinya akan dipercaya memegang tanggung jawab kepemimpinan. Karena itu, kemampuan memimpin perlu dibangun sejak dini.

Djanadi mengingatkan para lulusan pada filosofi kepemimpinan Ki Hajar Dewantara, Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani.

BACA JUGA: Malaysia Perkuat Pasar Sawit India, Menteri Perladangan Pimpin Misi Dagang ke Bengaluru dan Mumbai

Prinsip tersebut menempatkan seorang pemimpin bukan hanya sebagai pemberi perintah. Pemimpin harus mampu memberikan teladan ketika berada di depan, membangun semangat ketika berada di tengah, dan memberikan dorongan ketika berada di belakang.

Nilai tersebut kemudian diperkuat melalui pendekatan Asih, Asuh dan Asah. Seorang pemimpin perlu memiliki kepedulian terhadap orang yang dipimpinnya, memberikan bimbingan serta terus mengembangkan kemampuan anggota tim.

Dari pendekatan tersebut, Djanadi menekankan tiga karakter yang perlu dimiliki alumni Poltek Kelapa Sawit CWE.

BACA JUGA: PURAKA Soroti Risiko Kebun Rakyat Pasca-Penyitaan Satgas PKH: Status Lahan Belum Otomatis Selesai

Pertama, tanggap. Karakter ini berkaitan dengan kemampuan membaca situasi, berpikir secara tajam dan cepat merespons perkembangan teknologi maupun perubahan di lingkungan kerja.

Kedua, tanggon, yakni kemampuan menjaga ketahanan mental, keuletan dan integritas ketika menghadapi tantangan. Karakter tersebut dibutuhkan karena dunia kerja tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana.

Ketiga, trengginas, yang berkaitan dengan kelincahan, keterampilan fisik dan kemampuan mengambil tindakan secara tepat.

BACA JUGA: Strategi Panen Efektif Jadi Kunci Dorong Produktivitas Sawit Berkelanjutan

Ketiga karakter tersebut menjadi penting dalam industri perkebunan kelapa sawit yang memiliki lingkungan kerja beragam, mulai dari aktivitas lapangan, pengelolaan perkebunan, pengolahan hasil, logistik hingga penerapan teknologi.

Djanadi juga mengingatkan bahwa kecerdasan tanpa etika dapat kehilangan arah. Karena itu, kemampuan profesional harus dibangun bersama integritas dan komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

“Dunia kerja menantikan karya nyata dan kontribusi Saudara. Jangan pernah ragu untuk melangkah,” ujarnya.

BACA JUGA: Petani Sawit Desak Pemerintah Evaluasi B50 dan Libatkan Koperasi dalam Rantai Pasok Biodiesel

Ia berharap lulusan Poltek Kelapa Sawit CWE tidak hanya menjadi tenaga kerja yang mampu menjalankan tugas, tetapi berkembang menjadi profesional yang mampu memimpin, menciptakan solusi dan memberikan dampak bagi industri serta masyarakat.

Pesan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa perjalanan para wisudawan setelah meninggalkan kampus bukan sekadar mencari pekerjaan, melainkan membangun reputasi profesional dan menunjukkan karakter yang telah ditempa selama menjalani pendidikan vokasi.

“Selamat bertugas, selamat mengabdi, dan raihlah cita-cita Saudara demi kemajuan bangsa dan negara,” kata Djanadi. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com