Ekspor Biodiesel AS Anjlok 66% pada Agustus 2026, Impor Melonjak

oleh -419 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoAWIT/Ilustrasi pabrik biodiesel sawit.

InfoSAWIT, WASHINGTON – Perdagangan biodiesel Amerika Serikat (AS) mengalami perubahan tajam pada Agustus 2026. Ekspor biodiesel dan campuran biodiesel dengan kadar B30 atau lebih tinggi turun drastis, sementara impor meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan data USDA Foreign Agricultural Service (FAS) yang dirilis 6 Oktober 2026 dan dilaporkan Biodiesel Magazine, AS mengekspor 21.676,4 metrik ton biodiesel pada Agustus 2026. Volume tersebut anjlok 66% dibandingkan Juli dan turun 39% dibandingkan Agustus 2025.

Dilansir InfoSAWIT dari bioenergytimes.com, selama Agustus, biodiesel AS dikirim ke sekitar tujuh negara. Kanada menjadi tujuan terbesar dengan volume 20.442,9 ton, disusul Peru sebanyak 701,7 ton dan Indonesia sebesar 247,1 ton.

BACA JUGA: Tingkatkan Produktivitas Sawit Rakyat, 118 Pekebun Jambi Dibekali Teknik Panen dan Pascapanen

Dari sisi nilai, ekspor biodiesel AS mencapai US$41,22 juta pada Agustus. Nilai tersebut turun dari US$63,17 juta pada Juli dan US$45,24 juta pada Agustus 2025.

 

Ekspor Biodiesel AS Turun Sepanjang 2026

Penurunan pada Agustus turut menekan kinerja perdagangan biodiesel AS secara kumulatif. Dalam delapan bulan pertama 2026, ekspor biodiesel tercatat 170.123 ton dengan nilai US$258,01 juta.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama 2025, AS mengekspor 218.330,2 ton biodiesel dengan nilai US$258,16 juta.

BACA JUGA: India Tahan 1.500 Ton Kedelai yang Diklaim Berasal dari Niger, Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Bebas Bea Diselidiki

Artinya, volume ekspor turun sekitar 22% secara tahunan, sementara nilai ekspor relatif tidak berubah. Kondisi tersebut menunjukkan melemahnya volume pengiriman AS ke pasar luar negeri sepanjang tahun berjalan.

 

Impor Biodiesel Justru Melonjak

Berbeda dengan ekspor, impor biodiesel AS meningkat pada Agustus. Negara tersebut mengimpor 27.976,3 ton biodiesel, naik hampir 1% dibandingkan Juli dan melonjak jauh dibandingkan hanya 200,5 ton pada Agustus 2025.

AS memperoleh pasokan biodiesel dari sekitar enam negara selama Agustus. Spanyol menjadi pemasok terbesar dengan volume 12.930,2 ton, diikuti Jerman sebanyak 7.500 ton serta Belgia-Luksemburg sebesar 7.149,2 ton.

BACA JUGA: Konsumsi Biodiesel Melonjak, Stok Sawit Indonesia Susut 19,72% pada Agustus 2026

Nilai impor biodiesel mencapai US$46,21 juta pada Agustus. Nilai tersebut memang turun dari US$50,86 juta pada Juli, tetapi jauh lebih tinggi dibandingkan hanya US$306.000 pada Agustus 2025.

Kenaikan impor tersebut memperlihatkan perubahan yang cukup mencolok dalam arus perdagangan biodiesel AS. Ketika ekspor mengalami kontraksi, kebutuhan pasokan dari luar negeri justru meningkat.

 

Impor AS Naik 68% dalam Delapan Bulan

Secara kumulatif, impor biodiesel AS selama Januari-Agustus 2026 mencapai 93.897,2 ton dengan nilai US$159,65 juta.

BACA JUGA: GAPKI Soroti Tantangan Biodiesel, Akses Pasar, dan Produktivitas Sawit Indonesia

Pada periode yang sama tahun sebelumnya, impor hanya mencapai 55.946,9 ton dengan nilai US$48,72 juta.

Dengan demikian, volume impor meningkat sekitar 68% secara tahunan, sedangkan nilai impornya melonjak lebih dari tiga kali lipat.

Perubahan tersebut menjadi perkembangan penting bagi pasar biodiesel global karena AS merupakan salah satu pasar energi terbarukan utama. Meningkatnya kebutuhan impor sekaligus melemahnya ekspor dapat mengubah arus perdagangan biodiesel antarnegara.

BACA JUGA: Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Nutrisi untuk 200 Penerima Manfaat di Rokan Hulu

Bagi pasar minyak nabati, perkembangan perdagangan biodiesel AS juga patut dicermati karena sektor bahan bakar nabati memiliki keterkaitan erat dengan permintaan minyak nabati, termasuk minyak kedelai dan minyak sawit sebagai bahan baku alternatif. (T2)

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com