Harga CPO Diproyeksi Tetap Tinggi hingga 2027, Biodiesel Indonesia Jadi Penopang

oleh -85 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Istimewa/Bursa Malaysia Derivatives.

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) diperkirakan bertahan pada level tinggi hingga 2027. Meningkatnya kebutuhan biodiesel di Indonesia serta potensi gangguan produksi akibat fenomena El Niño diproyeksikan memperketat pasokan dan menopang harga minyak sawit di pasar global.

Hong Leong Investment Bank (HLIB) mempertahankan proyeksi rata-rata harga CPO Malaysia sebesar RM4.450 per ton untuk 2026 dan RM4.500 per ton pada 2027. Proyeksi tersebut didasarkan pada perkiraan semakin ketatnya keseimbangan antara pasokan dan permintaan minyak sawit.

Lembaga riset tersebut juga mempertahankan rekomendasi Overweight untuk sektor perkebunan, dengan preferensi terhadap perusahaan yang memiliki eksposur lebih besar di Malaysia. HLIB menilai sejumlah emiten perkebunan berpeluang mencatatkan kinerja keuangan yang lebih baik seiring peningkatan produksi musiman dan penguatan harga produk sawit.

BACA JUGA: Dari Abu Boiler Sawit Jadi Bata Ringan, Koperasi Belayan Sejahtera Kembangkan Ekonomi Sirkular di Kutai Kartanegara

 

Produksi Sawit Menguat pada Kuartal III 2026

Dilansir InfoSAWIT dari New Straits Times, Kamis (29/10/2026), HLIB memperkirakan perusahaan perkebunan yang berada dalam cakupan risetnya akan membukukan peningkatan laba pada kuartal III 2026. Kenaikan tersebut diperkirakan ditopang oleh produksi yang secara musiman lebih tinggi, penguatan harga produk sawit, serta kontribusi bisnis hilir yang relatif terjaga.

Musim publikasi laporan keuangan perusahaan perkebunan dijadwalkan mulai 5 November 2026. Secara umum, HLIB memperkirakan hasil kinerja emiten akan berada di sekitar proyeksi yang telah ditetapkan, dengan perbaikan kinerja secara kuartalan terutama berasal dari segmen hulu.

Produksi tandan buah segar (TBS) perusahaan-perusahaan dalam cakupan analisis HLIB tercatat meningkat antara 6% hingga 35,6% pada kuartal III 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya.

BACA JUGA: Gulat Manurung Minta Pemerintah Pertimbangkan Nasib Petani Sawit dalam Penyusunan Regulasi

Perusahaan yang lebih berfokus pada perkebunan di Malaysia, termasuk Hap Seng Plantations Holdings Bhd, IOI Corp Bhd, dan Jaya Tiasa Holdings Bhd, mencatatkan pertumbuhan produksi kuartalan yang lebih kuat dibandingkan sejumlah perusahaan yang beroperasi di Indonesia.

Menurut HLIB, sebagian besar perusahaan perkebunan memperoleh manfaat dari peningkatan hasil panen setelah menjalankan program peremajaan tanaman pada periode sebelumnya.

Namun, Jaya Tiasa menjadi pengecualian. Produksi perusahaan tersebut tertekan oleh percepatan program peremajaan yang mengurangi luas areal panen, ditambah tekanan kelembapan tanah berkepanjangan yang berdampak terhadap produktivitas tanaman.

BACA JUGA: Media Perkebunan Apresiasi Penas III Apkasindo, Dorong Penguatan Kapasitas Petani Sawit

Secara tahunan, peningkatan produksi TBS dan harga produk sawit diperkirakan mendorong pertumbuhan laba segmen hulu. Meski demikian, kenaikan biaya pupuk berpotensi mengurangi sebagian keuntungan yang diperoleh perusahaan.

Selain segmen hulu, profitabilitas bisnis hilir diperkirakan membaik. HLIB menilai penyempitan selisih tarif pajak ekspor CPO dibandingkan kuartal II 2026, serta harga inti sawit atau palm kernel yang relatif stabil, dapat memberikan dukungan terhadap kinerja segmen tersebut.

Aktivitas pengisian kembali persediaan (restocking) secara proaktif juga diperkirakan menopang permintaan. Langkah tersebut berlangsung di tengah ketidakpastian geopolitik dan persiapan penerapan Regulasi Antideforestasi Uni Eropa atau European Union Deforestation Regulation (EUDR).  (T2)


Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com