7 Kapal Bermuatan CPO yang Hendak Di Ekspor Diamankan TNI AL

oleh -3.253 Kali Dibaca
InfoSAWIT
7 Kapal Bermuatan CPO yang Hendak Di Ekspor Diamankan TNI AL. Foto: Istimewa

InfoSAWIT, JAKARTA  – Paska resmi diterapkannya pelarangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan minyak goreng sawit, segala bentuk pengapalan CPO untuk kegiatan ekspor pun dilarang untuk keluar dari wilayah Indonesia. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI, Yudo Margono memastikan bahwa pihaknya telah mengamankan sebanyak 7 kapal bermuatan CPO.

Kata Yudo, ini telah sesuai instruksi Presiden bahwa dengan kelangkaan minyak goreng sawit maka diambil kebijakan menyetop bahan baku minyak goreng dan minyak goreng sawit untuk ekspor. 

Setelah dilakukan penangkapan, lanjut kata Yudo, TNI menyerahkan proses selanjutnya kepada pemerintah. Ia menyebut, pihaknya pun melaksanakan koordinasi dengan kementerian maupun lembaga terkait dalam menyikapi larangan ekspor CPO.

BACA JUGA: Sinergisitas Sawit, Indah Diucapkan Sulit Diterapkan

“Karena Presiden sudah melarang ekspor, berarti kapal-kapal yang nekat akan berangkat untuk ekspor CPO, kita tangkap. Tetapi tetap kita berkoordinasi dengan kementerian lembaga terkait,” kata dia, di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (28/4/2022).

Yudo pun menyatakan, saat ini pihaknya bakal meningkatkan dan memfokuskan patroli terhadap antisipasi ekspor CPO. Bahkan, ia memerintahkan jajarannya untuk langsung menangkap kapal jika menemukan praktik penyelundupan CPO ke luar negeri.

Guna mengantisipasi pelanggaran ekspor CPO maka TNI AL telah bersiaga di tempat-tempat yang diduga menjadi titik lokasi keberangkatan ekspor CPO.

“Karena sudah ada instruksi serta arahan dari Bapak Presiden, kita fokus untuk perintahkan pada jajaran apabila melihat seperti itu agar segera diperiksa dan kita tangkap untuk diproses hukum,” tandas dia. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com