Menentukan Jenis Lahan, dan Pembukaan Areal Kebun Sawit (Tulisan 1 dari 2)

oleh -6.755 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Istimewa

InfoSAWIT, JAKARTA – Terkadang berkebun sawit tidak hanya asal menanam lantas menunggu kebun berproduksi, sebab memahami karakteristik komoditas strategis ini juga butuh dilakukan, supaya hasilnya bisa memuaskan. salah satunya paham jenis lahan, iklim dan cara merancang blok kebun, termasuk membuka lahan tanpa membakar.

Lantaran diangap sebagai tanaman yang tak butuh perawatan khusus, kerap kali masyarakat menanam kelapa sawit secara asalan, kendati tidak semuanya melakukan hal demikian. Sebab itu memhami tanaman ini menjadi modal penting bagi berhasilnya membudidayakan perkebunan kelapa sawit.

Dalam blog Arie Malangyodo, salah satu praktisi perkebunan kelapa sawit nasional, mencatat pohon kelapa sawit butuh jenis tanah yang tepat. Kendati lahan dan iklim di Indonesia mayoritas dianggap cocok, namun tidak ada salahnya bila lebih tahu mengenai hal ini.

Lantas satinya dimana area yang sesuai untuk menanam sawit ? Catat Arie, kelapa Sawit dapat tumbuh subur di wilayah tertentu dan pemilihan lokasi harus mempertimbangkan semua faktor kesesuaian Lahan.

Pohon kelapa sawit akan tumbuh subur di wilayah tropis yang panas sepanjang tahun dengan suhu optimal antara 28 hingga 32 derajat celcius. Apabila suhu turun dibawah 25 derajat celcius, jumlah pelepah sawit akan berkurang dan seringkali mudah terserang penyakit, sehingga berakibat pada turunnya produktifitas. Sementara suhu yang panas membuat pertumbuhan pelepah daun yang cukup dan pada akhirnya akan menghasilkan TBS yang banyak.

Ketinggian tempat yang ideal antara 1 ‐ 500 m dpl. Kecepatan angin 5‐6 km/jam untuk membantu proses penyerbukan. Pohon kelapa sawit juga memerlukan penyinaran matahari yang lama, memperoleh penyinaran sekitar 5 – 7  jam per hari, proses photosintesa akan kuat terjadi dan kemampuan menyerap air serta nutrisi dalam tanah menjadi lebih sempurna. Kondsi demikian men dorong daun akan tumbuh lebih besar besar, buah akan menjadi cepat matang dan kandungan minyak pada buah akan lebih banyak.

Catat Arie, kelapa sawit perlu air yang banyak, apabila curah hujan dibawah 1.500 mm per tahun dan jumlah bulan keringnya lebih dari 5 bulan dalam setahun, pelepah daun tidak akan tumbuh dengan sempurna. Kebutuhan air untuk setiap pohon adalah sepetanir 200 liter per hari. “Jika jumlah pelepah kurang, jika jumlah pembungaan kurang, jumlah buah juga akan kurang, maka produktifitas tanaman akan sangat rendah,” katanya pada laman blog pribadi Arie, yang dikutip InfoSAWIT.

Sumber: Majalah InfoSAWIT edisi Agustus 2018

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com