Disbun Jambi Sediakan 200 Ribu Bibit Sawit Subsidi Untuk Peremajaan Sawit Rakyat

oleh -1035 Dilihat
infosawit
Dok. Istimewa/Kadisbun Jambi, Agus Rizal

InfoSAWIT, JAMBI – Pada tahun 2023, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi bakal menyediakan 200 ribu bibit kelapa sawit bersubsidi untuk masyarakat. Penyediaan bibit sawi bersubsidi ini diberikan untuk perkebunan kelapa sawit petani yang akan melakukan peremajaan (replanting). Dimana subsidi yang diberikan mencapai Rp  30 ribu per bibit sawit sehingga petani hanya membayar kurang dari separuhnya dari harga normal.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agus Rizal mengatakan, harga normal bibit sawit mencapai di atas Rp 50 ribu per batang dengan jenis bibit PPKS 540, Simalunggu dan Dampi. Ketiga macam jenis ini yang akan tersedia pada Februari 2023.

Lebih lanjut jata Agus, harga itu merupakan harga bibit sawit di lokasi produksi dan apabila masyarakat ingin membawa ke tempat lain atau kabupaten lainnya, maka dibebankan biaya transportasi sendiri.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Tak Luput Jadi Pembahasan Pada Konferensi Petani Sawit (IPOSC) 2022

Untuk tahun 2023 Dinas Perkebunan Jambi akan menyediakan bibit kelapa sawit subsidi sebanyak 100 ribu batang dan petani sudah bisa membelinya dengan harga yang sudah disubsidi pemerintah provinsi. “Lantas pada bulan berikutnya bisa diambil sebanyak 100 ribu batang dan semuanya sudah siap tanam, sekitar umur 8 bulan,” katanya seprti dilansir Antara.

Lantaran bibit sawit tersebut diperuntukkan untuk perorangan sebab itu akan dibatasi pembeliannya maksimal 300 batang bibit kelapa sawit subsidi. Untuk syarat dapat membeli bibit kelapa sawit subsidi, masyarakat harus membawa KTP, surat tanah serta lahan tersebut harus di luar kawasan hutan. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dari infosawit.com. Mari bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.