InfoSAWIT, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung mengesankan. Lantaran, sejak pembukaan perdagangan pagi hari, IHSG cenderung menunjukkan penurunan. Hingga perdagangan Jumat sore (26/5/2023), IHSG ditutup melemah hingga 0,26%.
Melemahnya perdagangan saham di BEI pada Jumat sore, menjadi sinyal kuat bagi turunnya Level IHSG, menjadi 6.687,00.
Pada sehari sebelumnya, Kamis, (25/5/2023) ,IHSG juga melemah sebesar 0,62% jadi Level 6.705,23. Sehingga penurunan IHSG selama 2 (dua) hari berturut-turut sebesar 0,62% dan 0,26%.
BACA JUGA: Pengelolaan Gambut Terbaik di Kebun Milik Petani Sawit Bisa Dilakukan, Asalkan..
Kedati IHSG menurun, tapi perdagangan saham emiten sawit masih menorehkan penguatan saham. Sebagian saham emiten sawit, masih mencatatkan harga saham menghijau.
Pada perdagangan saham Jumat sore, harga saham emiten sawit yang mengijau, dipimpin emiten saham MGRO atau PT Mahkota Grup Tbk., dengan kebaikan sebesar 2,90%. Harga jual saham MGRO menjadi Rp. 710 per lembar saham.
Adanya penguatan harga jual saham emiten sawit, menjadi sinyal kuat akan geliat bisnis minyak sawit, kendati harga jual minyak sawit mentah (CPO) sudah dibawah US$ 1.000 per ton.
BACA JUGA: Berikut Tiga Fase Pelaksanaan Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM) di Sektor Sawit
Penasaran dengan harga jual saham emiten sawit lainnya? Ikuti terus berita emiten sawit, hanya di InfoSAWIT. (T1)
Disclaimer: Tulisan ini hanya sebagai referensi bacaan yang bermutu. Tidak untuk mengajak atau mempengaruhi keputusan seseorang dalam berinvestasi. Segala tindakan yang diambil dalam berinvestasi saham, bukan menjadi tanggung jawab penulis.