DirjenBun: Sarpras Terpenuhi Bisa Dorong Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat  

oleh -2043 Dilihat
infosawit
Dok. Kementan/ Direktur Jenderal Perkebunan Kemementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, dalam sesi talkshow Penas ke XVI di Padang.

InfoAWIT, PADANG – Dalam sesi talkshow Penas ke XVI di Padang mencuat bahwa, akselerasi program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), dibutuhkan sarana dan prasarana (Sarpras) yang tepat agar produksi, produktivitas, nilai tambah dan mutu hasil perkebunan kelapa sawit kian meningkat.

Sejalan dengan ini pentingnya syarat baku mutu Sarpras dalam berusaha kelapa sawit dipenuhi oleh setiap pekebun.


Terlebih sesuai Permentan No. 03 Tahun 2022 dan Keputusan Dirjen Perkebunan ada 8 jenis sarpras dalam perkelapasawitan meliputi benih, pupuk dan pestisida (Ekstensifikasi), Pupuk dan Pestisida (Intensifikasi), Alat pascapanen dan Unit Pengolahan Hasil, Peningkatan Jalan dan Tata Kelola Air, Alat Transportasi, Mesin Pertanian, Infrastruktur Pasar, dan Verifikasi Teknis (ISPO).

BACA JUGA: Harga Minyak Sawit di Bursa Malaysia Melorot, Para Pedagang Tunggu Data Ekspor

Jika Sarpras telah memenuhi kriteria teknis, dapat membantu akselerasi PSR terwujud. Manfaat program Sarpras terbukti sudah dirasakan beberapa pekebun kelapa sawit yang tergabung dalam koperasi.

Direktur Jenderal Perkebunan Kemementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, kelapa sawit Indonesia itu nomor pertama di dunia, penopang ekspor terbesar. Indonesia memiliki potensi komoditas kelapa sawit yang luar biasa, yang tentu akan menjadi kekuatan besar demi perkebunan jaya kembali.

“Kita harus yakin dan optimis mari kita gaungkan karena masih banyak harapan untuk memperkuat perkebunan nasional,” ujar Andi dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Senin (12/6/2023).

BACA JUGA: Manager ICS Koperasi Sawit Seorang Perempuan, Siapa Takuuut..

Lebih lanjut Andi Nur mengatakan, produktivitas sawit masih dihadapkan dengan berbagai tantangan, untuk itu dalam pengembangan kelapa sawit dibutuhkan tata kelola dan regulasi yang tepat, agar dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Selain itu perlu didukung dengan sistem terintegrasi agar produktivitas sawit Indonesia segera meningkat baik dari hulu hingga ke hilir. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com